Windows tidak menyertakan Git di dalam sistemnya, jadi pemasangan dimulai dengan mengunduh Git for Windows — build resmi Git untuk Windows yang sekaligus membundel Git Bash, Git GUI, dan integrasi menu klik kanan. Wizard penginstalnya menyuguhkan serangkaian pilihan; sebagian besar boleh dibiarkan pada nilai bawaan, tetapi beberapa di antaranya — pengaturan PATH, konversi line endings, dan credential helper — berdampak lama pada cara Git bekerja di komputer kita. Chapter ini memandu seluruh alur wizard tanpa melewatkan pilihan-pilihan penting tersebut.

Mengunduh Penginstal Resmi #

Buka https://git-scm.com/download/win di browser. Halaman tersebut mendeteksi arsitektur komputer dan menawarkan penginstal 64-bit dengan pola nama berkas seperti Git-2.47.1-64-bit.exe — angka versi menyesuaikan rilis terbaru saat halaman dibuka. Halaman proyek https://gitforwindows.org/ memuat rilis-rilis yang sama beserta catatan perubahannya; kedua situs merujuk pada build yang identik. Pengguna Windows 10/11 juga punya alternatif tanpa browser: jalankan winget install --id Git.Git -e dari PowerShell untuk memasang paket yang sama lewat pengelola paket bawaan Windows.

Alur Wizard Penginstalan #

Jalankan berkas yang diunduh, setujui dialog UAC dan layar lisensi, lalu wizard menampilkan beberapa layar pilihan secara berurutan. Tabel berikut merangkum layar-layar yang berpengaruh beserta pilihan yang disarankan:

Layar WizardPilihan yang Disarankan
Select ComponentsBiarkan bawaan: Git Bash, Git GUI, dan integrasi shell
Choosing the default editor used by GitEditor yang kita kuasai; bawaan adalah Vim
Adjusting your PATH environment“Git from the command line and also from 3rd-party software”
Choosing HTTPS transport backendBiarkan bawaan
Configuring the line ending conversions“Checkout Windows-style, commit Unix-style”
Configuring the terminal emulator to use with Git BashMinTTY (bawaan)
Choose the default behavior of git pullBiarkan bawaan
Choose a credential helperGit Credential Manager (bawaan)

Tiga layar pertama pada tabel di atas layak dibedah lebih jelas karena pilihannya paling terasa dampaknya.

Pilihan PATH #

Layar “Adjusting your PATH environment” menawarkan tiga opsi. Opsi “Use Git from Git Bash only” membuat git hanya dikenal di dalam Git Bash. Opsi “Use Git and optional Unix tools from the Command Prompt” ikut menempatkan puluhan alat Unix ke PATH sehingga sebagian perintah bawaan Windows tertutup namanya — membingungkan untuk tahap belajar. Opsi tengah, “Git from the command line and also from 3rd-party software”, adalah yang disarankan: git dapat dipanggil dari Git Bash, Command Prompt, PowerShell, sekaligus aplikasi pihak ketiga seperti VS Code.

Konversi Line Endings #

Layar “Configuring the line ending conversions” mengatur bagaimana akhir baris berkas diperlakukan. Pilihan bawaan “Checkout Windows-style, commit Unix-style” berarti berkas di working directory memakai akhir baris gaya Windows (CRLF), sementara isi yang tersimpan di repository memakai akhir baris gaya Unix (LF). Pilihan ini paling aman untuk proyek yang dikerjakan lintas sistem operasi; mekanisme lengkapnya dibahas di chapter Konfigurasi Line Endings .

Editor dan Credential Helper #

Editor yang dipilih pada layar “Choosing the default editor” dipakai Git saat meminta kita menulis pesan commit yang panjang. Vim sebagai bawaan berfungsi, tetapi jika kita lebih nyaman dengan VS Code atau Notepad++, pilih salah satunya dari daftar. Credential helper pada layar “Choose a credential helper” menyimpan kredensial HTTPS untuk layanan hosting seperti GitHub, sehingga proses git push tidak menanyakan kata sandi setiap kali; perannya terasa nyata saat kita sampai pada materi Remote Repository .

Komponen yang Ikut Terpasang #

Setelah wizard selesai, beberapa komponen tersedia langsung di sistem:

  • Git Bash — terminal bash beserta kumpulan perintah Unix, sehingga seluruh contoh perintah pada Course ini berjalan di Windows tanpa penyesuaian.
  • Git GUI — antarmuka grafis ringkas untuk staging dan commit, berguna sebagai jendela pertama melihat cara kerja Git.
  • Integrasi menu klik kanan — entri “Git Bash Here” dan “Git GUI Here” pada menu klik kanan File Explorer untuk membuka terminal di folder tersebut.
  • Git Credential Manager — penyimpan kredensial yang terhubung dengan layanan hosting populer.

Menguji dari Git Bash #

Buka Git Bash dari menu Start — jendela terminal bergaya Unix muncul dengan prompt bash. Jalankan perintah yang sama dengan chapter sebelumnya:

bash
git --version

Output yang Dihasilkan:

text
git version 2.47.3

Keluaran tersebut ditangkap di mesin uji Course; di Git Bash pada Windows, polanya sama dengan kemungkinan tambahan akhiran seperti .windows.1 karena Git for Windows menomori buildnya sendiri. Berhasil menjalankan perintah ini berarti pemasangan selesai dan git juga sudah dapat dipanggil dari Command Prompt maupun PowerShell berkat pilihan PATH yang kita bahas tadi.

Instalasi Windows hanya butuh beberapa klik berkat wizard, tetapi pengguna macOS menempuh jalur yang sepenuhnya berbeda tanpa wizard: chapter berikutnya membahas Xcode Command Line Tools dan Homebrew. Pengguna Windows yang ingin lingkungan Linux sungguhan di dalam Windows dapat melanjutkan ke chapter Instalasi Git di WSL .