Repository adalah rumah tempat seluruh aktivitas Git berlangsung. Pada section ini kita membuat repository pertama, membedah strukturnya, lalu menguasai siklus kerja dasar: memeriksa status, memilih perubahan, mencatat commit, dan membaca kembali riwayat.
Ciptakan repository dengan git init atau git clone sesuai kebutuhan proyek.
Buka → # git initBedah perintah git init: apa yang dibuatnya, opsi pentingnya, dan keluaran yang dihasilkannya.
Buka → # git cloneSalin repository dari jalur lokal maupun URL remote lengkap dengan seluruh riwayatnya.
Buka → # Struktur RepositoryPeta isi direktori .git dan tiga area kerja yang menyusun sebuah repository.
Buka → # Working TreeKenali working tree sebagai area berkas proyek yang sedang kita sunting.
Buka → # Staging AreaPahami staging area sebagai keranjang persiapan sebelum perubahan dicatat menjadi commit.
Buka → # Git DirectoryTelusuri .git directory: database objek, konfigurasi, dan refs yang menyimpan riwayat.
Buka → # git statusBaca keadaan repository dengan git status beserta arti setiap status berkas.
Buka → # git addMasukkan perubahan ke staging area dengan git add dari berkas tunggal hingga seluruh direktori.
Buka → # git commitCatat snapshot tersimpan dengan git commit dan pahami anatomi keluarannya.
Buka → # git logJelajahi riwayat commit dengan git log dari tampilan ringkas hingga berformat.
Buka → # git diffBandingkan isi berkas antar area kerja dengan git diff.
Buka → # git showPeriksa isi satu commit secara menyeluruh dengan git show.
Buka → # git helpAkses dokumentasi resmi setiap perintah langsung dari terminal dengan git help.
Buka → # Siklus Kerja DasarRangkai seluruh perintah dasar menjadi siklus kerja harian yang utuh.
Buka →