Riwayat commit yang berkualitas adalah warisan proyek yang paling sering dipakai enam bulan kemudian. Section ini membahas anatomi commit, pedoman pesan yang baik, format Conventional Commits, hingga teknik menelusuri riwayat dengan log, blame, dan shortlog.
Bedah isi sebuah commit: hash, parent, author, committer, dan tree.
Buka → # Menulis Commit MessageTulis pesan commit yang jelas: baris subjek ringkas dan body yang menjelaskan alasan.
Buka → # Conventional CommitsTerapkan format Conventional Commits (feat, fix, docs) agar riwayat mudah dibaca dan diotomasi.
Buka → # Opsi git commitKuasai opsi commit yang sering dipakai: -m, -a, --amend, --allow-empty, dan -v.
Buka → # Amend CommitPerbaiki commit terakhir dengan git commit --amend tanpa membuat commit baru.
Buka → # Opsi git logFilter riwayat dengan --author, --grep, --since, dan -n agar pencarian cepat.
Buka → # Format LogSesuaikan tampilan log dengan --oneline, --graph, --stat, dan --pretty.
Buka → # Graph HistoryBaca riwayat bercabang dengan --graph dan pahami pola merge dalam graf.
Buka → # git blameLacak siapa dan kapan mengubah setiap baris berkas dengan git blame.
Buka → # git shortlogRingkaskan kontribusi tiap penulis dalam riwayat dengan git shortlog.
Buka → # Mencari CommitTemukan commit dengan git log -S dan -G saat menelusuri asal sebuah perubahan.
Buka → # Commit Hash dan ReferencesPahami hash SHA-1, singkatan hash, dan cara Git menyelesaikan referensi.
Buka → # Parent CommitPahami relasi parent-child antar commit dan cara menelusuri leluhurnya.
Buka → # Menjaga Riwayat CommitJaga riwayat tetap bersih: ukuran commit yang pas dan disiplin satu commit satu maksud.
Buka →