Aplikasi Open Source untuk Foto, Video, dan Musik di Linux
Galeri foto bawaan ponsel, pemutar video, dan layanan streaming musik Closed Source umumnya membuat koleksi Anda terkunci di akun dan hilang kalau langganannya berhenti. Delapan aplikasi open source di bawah ini menawat koleksi itu di perangkat atau server milik sendiri, mulai dari galeri foto sampai pemutar video paling ringan.
Daftar ini sengaja dibagi menurut pekerjaan yang dikerjakan, bukan menurut popularitas. Dua aplikasi editor video sengaja ditampilkan berdampingan karena satu menjawab kebutuhan ringan dan satu menjawab proyek panjang.
Ringkasan
- Immich dan digiKam mengurus foto dan video, dengan Immich berjalan sebagai server dan digiKam sebagai aplikasi desktop.
- Shotcut dan Kdenlive mengedit video, dan cukup pilih salah satu sesuai kebutuhan.
- HandBrake mengubah ukuran dan format video, sedangkan mpv menjadi pemutar yang ringan.
- Jellyfin dan Navidrome menyajikan pustaka film dan musik untuk perangkat di rumah.
Tabel perbandingan aplikasi foto, video, dan musik open source
| Kebutuhan | Aplikasi | Bentuk penggunaan | Kanal Linux |
|---|---|---|---|
| Galeri foto dan video keluarga | Immich | Server sendiri dan klien seluler | immich.app, dokumentasi |
| Kelola foto lokal Lightroom | digiKam | Aplikasi desktop | digikam.org, Flathub |
| Edit video ringan | Shotcut | Aplikasi desktop | shotcut.org, Flathub |
| Edit video untuk proyek panjang | Kdenlive | Aplikasi desktop | kdenlive.org, Flathub |
| Kompres dan konversi video | HandBrake | Aplikasi desktop dan CLI | handbrake.fr |
| Pemutar video ringan | mpv | Aplikasi desktop dan baris perintah | mpv.io, Flathub |
| Server streaming film | Jellyfin | Server sendiri dan klien | jellyfin.org, dokumentasi |
| Server streaming musik | Navidrome | Server sendiri | navidrome.org |
Immich: galeri foto dan video di server sendiri

Immich menjalankan galeri foto dan video di server milik Anda sendiri. Klien seluler mengunggah foto dan video secara otomatis, lalu seluruh keluarga bisa melihatnya lewat peramban atau aplikasi. Pencarian, peta lokasi, dan pengenalan wajah berjalan di server itu juga, sehingga data tidak dikirim ke layanan pihak ketiga.
Dokumentasinya ada di docs.immich.app dan situs resminya di immich.app. Repositorinya di github.com/immich-app/immich menerima perubahan beberapa kali sehari, artinya proyek ini bergerak sangat cepat. Batasannya, fitur masih bertambah hampir tiap minggu, jadi saat memperbarui versi, buat cadangan basis data lebih dulu.
digiKam: pengelolaan foto di satu komputer

digiKam adalah pengelola foto untuk satu mesin. Album, penyaringan, pencarian wajah, dan peta lokasi tersusun rapi tanpa perlu server, dan seluruh berkasnya tetap tinggal di disk lokal.
Situsnya ada di digikam.org dengan halaman unduh di digikam.org/download. Rilis stabil yang tertera saat ini adalah digiKam 9.1.0, termasuk AppImage untuk Linux, dan aplikasinya juga ada di Flathub. Satu catatan penting, proyek ini sudah pindah dari GitHub ke invent.kde.org, sehingga alamat GitHub lama sudah tidak berlaku lagi.
Shotcut: editor video yang ringan

Shotcut memotong, menyusun, dan mengekspor video dengan antarmuka yang mudah dipahami. Daftar efek dan filter cukup lengkap untuk pekerjaan dasar, dan aplikasi ini ringan dibuka di laptop lama.
Situsnya ada di shotcut.org dan aplikasinya tersedia di Flathub. Repositorinya di github.com/mltframework/shotcut masih menerima perubahan pada awal Oktober 2026. Batasannya, proyek-proyek berlapis banyak dan multilayer yang rumit lebih nyaman dikerjakan di editor lain.
Kdenlive: editor video untuk proyek panjang

Kdenlive memakai mesin dan pustaka KDE, sehingga tampilannya konsisten dengan aplikasi desktop KDE lain. Kelebihannya ada pada kestabilan time line untuk proyek panjang dan fitur khusus seperti multikamera dan proxy editing.
Situsnya ada di kdenlive.org dan aplikasinya tersedia di Flathub. Repositorinya di github.com/KDE/kdenlive menerima perubahan hampir setiap hari. Batasannya, jumlah pilihan dan efek jauh lebih banyak daripada kebutuhan editing sederhana, sehingga perlu waktu untuk membiasakan diri.
HandBrake: mengecilkan ukuran video

HandBrake mengubah video lama agar ukurannya jauh lebih kecil tanpa banyak kehilangan kualitas. Pratinjau di dalam aplikasi membantu menebak hasil akhir sebelum proses pengodean dimulai, sehingga sumber dan tujuannya bisa dibandingkan lebih dulu.
Situsnya ada di handbrake.fr dan kodenya di github.com/HandBrake/HandBrake, yang menerima perubahan pada awal Oktober 2026. Batasannya, HandBrake bukan editor. Ia hanya mengubah berkas yang sudah jadi, jadi pemotongan dan penyusunan harus dikerjakan lebih dulu di editor lain.
mpv: pemutar video yang ringan

mpv adalah pemutar video yang ringan dan bisa dijalankan dari baris perintah. Ia memutar hampir semua format tanpa antarmuka yang rumit.
Situsnya ada di mpv.io dan kodenya di github.com/mpv-player/mpv. Repositorinya menerima perubahan pada awal Oktober 2026, dan aplikasinya bisa dipasang lewat Flathub. Batasannya, mpv tidak menyusun pustaka film dan tidak memberi rekomendasi konten, jadi bukan pilihan tepat untuk ditonton bersama keluarga.
Jellyfin: server streaming film dan musik

Jellyfin membaca koleksi film, acara, dan musik dari drive yang Anda tunjuk, lalu menyajikannya ke perangkat mana pun di jaringan rumah melalui peramban atau aplikasi klien. Server dan API-nya berada di github.com/jellyfin/jellyfin, dengan situs resminya di jellyfin.org dan panduan konfigurasi di docs.jellyfin.org. Repositorinya menerima perubahan pada 2 Oktober 2026.
Batasannya, Jellyfin tidak menyediakan katalog film berisi judul yang bisa dibeli, jadi seluruh koleksi harus Anda rebut sendiri dari koleksi sendiri atau sumber bebas.
Navidrome: server musik pribadi

Navidrome mengindeks koleksi musik dari drive lokal lalu menyiarkannya ke peramban dan aplikasi seluler. Server ini ringan, bisa berjalan di mini PC atau NAS, dan tidak memerlukan mesin yang kuat. Situsnya ada di navidrome.org dan kodenya di github.com/navidrome/navidrome, yang menerima perubahan pada 3 Oktober 2026. Batasannya, pustaka harus Anda siapkan sendiri dari berkas yang Anda miliki.
Delapan aplikasi ini tidak harus dipasang semua. Yang paling sering dipakai bersamaan hanya dua atau tiga, misalnya server foto untuk keluarga, satu editor video, dan satu pemutar. Sisanya bisa ditambahkan saat kebutuhan nyata muncul.
Memilih sesuai kebutuhan
| Kebutuhan utama | Pilihan paling masuk akal | Alasan |
|---|---|---|
| Galeri foto yang bisa diakses ponsel | Immich | Unggah otomatis dan pencarian di server sendiri |
| Merapikan foto di satu komputer | digiKam | Album, wajah, dan peta tanpa server |
| Potong dan gabung video sederhana | Shotcut | Ringan dan mudah dipelajari |
| Proyek video berlapis dan panjang | Kdenlive | Time line stabil dan fitur lengkap |
| Memperkecil berkas video lama | HandBrake | Fokus pada pengodean |
| Menonton dengan settingan ringan | mpv | Opening cepat |
| Streaming film di seluruh rumah | Jellyfin | Server dan klien untuk banyak perangkat |
| Streaming musik ringan di NAS | Navidrome | Indeks cepat dan ringan |
Yang perlu disiapkan sebelum memasang
Ruang penyimpanan. Galeri foto dan pustaka video tumbuh terus, jadi perhitungkan dulu kapasitas drive dan jenis drive yang dipakai.
Cadangan basis data. Server foto dan media menyimpan pustaka di indeks basis data, dan indeks itu ikut perlu dicadangkan terpisah dari berkasnya.
Jaringan yang stabil. Streaming video ke beberapa perangkat sekaligus butuh jaringan rumahan yang andal, bukan hanya koneksi yang saat ini terasa cepat.
Tag dan nama berkas. Untuk musik, isi metadata dengan benar sejak awal supaya pencarian di server tidak kacau.
Rencana editor. Tentukan satu editor video saja agar proyek dan cache tidak tersebar di dua aplikasi berbeda.
Troubleshooting
| Gejala | Penyebab yang mungkin | Solusi |
|---|---|---|
| Unggahan foto melambat | Jaringan penuh atau server terbebani | Pindahkan pustaka ke drive lebih cepat dan periksa beban CPU server |
| Video terputus saat streaming | Bitrate koleksi melebihi jaringan | Turunkan kualitas putar di klien atau kompres sumber dengan HandBrake |
| Editor video crashes saat preview | Codec tidak tersedia atau memori habis | Tambahkan paket codec yang sesuai dan kurangi resolusi preview | | Video hasil ekspor tidak bisa diputar | Format keluaran tidak kompatibel dengan perangkat lama | Ekspor sebagai H.264 dengan audio AAC yang paling banyak didukung |
| Musik tidak muncul di pustaka server | Folder musik salah lokasi atau pemindaian belum selesai | Arahkan folder yang benar, lalu jalankan pemindaian ulang dari pengaturan server | | Pemutar berat saat membuka berkas besar | Dekodean perangkat keras tidak aktif atau preset terlalu tinggi | Aktifkan dekodean perangkat keras atau turunkan preset kualitas |
Kesimpulan
Delapan aplikasi open source ini menutup kebutuhan media tanpa bergantung pada langganan berbayar. Untuk foto, Immich unggul saat koleksi diakses banyak orang lewat ponsel, sedangkan digiKam lebih tenang untuk kerja satu mesin. Untuk video, Shotcut cukup untuk pekerjaan ringan, Kdenlive untuk proyek panjang, HandBrake khusus memperkecil berkas, dan mpv menjadi pemutar paling ringan. Jellyfin dan Navidrome menutup sisi streaming di rumah. Pilih dua atau tiga yang paling dekat dengan kebutuhan harian, pasang sisanya nanti.