Image hanya berguna jika bisa berpindah dari mesin build ke mesin jalankan. Section ini membedah mekanisme registry, memakai Docker Hub secara produktif, membangun registry privat, dan menata strategi versioning yang disiplin.
Pahami registry, repository, manifest, dan alur push-pull di balik layar.
Buka → # Docker HubKenali Docker Hub: official images, verified publisher, dan rate limit-nya.
Buka → # Membuat RepositoryBuat repository di Docker Hub untuk image publik maupun privat.
Buka → # Login dan AuthenticationAutentikasi ke registry dengan docker login, personal access token, dan credential store.
Buka → # Tagging ImageBeri nama image dengan benar: docker tag, alias, multi-tag, dan makna latest.
Buka → # Push dan Pull ImageDistribusikan image dengan docker push dan docker pull lintas mesin dan tim.
Buka → # Private RegistryBangun registry privat sendiri dengan registry:2, TLS, dan autentikasi htpasswd.
Buka → # Registry MirrorPercepat pull dan legakan rate limit dengan pull-through cache registry mirror.
Buka → # Strategi Versioning ImageRancang strategi tag yang reproducible: semver, git SHA, dan kebijakan mutasi.
Buka →