Lima proyek pada Section Proyek telah kita tutup, dan sepanjang perjalanan dari docker run hello-world sampai stack reverse proxy multi-service, tangan kita mengetik puluhan perintah yang tersebar di lebih dari dua puluh section. Sekarang saatnya menempatkan seluruh perintah itu pada satu rak yang bisa dijangkau tanpa membuka ulang chapter asalnya. Chapter ini menyusun semua perintah docker yang dipakai Course ini ke dalam tujuh kelompok tabel — container, image, volume, network, system, Compose, serta context dan registry — dengan tiga kolom yang seragam: Perintah, Fungsi, dan Contoh. Contoh pada tiap baris memakai nama container, image, dan network yang sudah akrab dengan kita sepanjang Course, sehingga tabel ini bisa dibaca sambil bekerja.
Kelompok Perintah Container #
Kelompok ini mengurus satu container dari lahir sampai dihapus — pola management command yang kita bedah tuntas pada Chapter Struktur Perintah Docker. Perintah-perintah siklus hidupnya (create, start, stop, rm) dipetakan lengkap pada Chapter Lifecycle Container, sedangkan update adalah pintu mengubah resource limit tanpa membangun ulang container dari Chapter Docker Update. Dua puluh dua entri berikut menutup seluruh kebutuhan sehari-hari:
| Perintah | Fungsi | Contoh |
|---|---|---|
docker run | Membuat lalu langsung menyalakan container baru | docker run -d --name web -p 8080:80 nginx:1.29-alpine |
docker create | Menyiapkan container tanpa menyalakan prosesnya | docker create --name siklus nginx |
docker ps | Menampilkan container berjalan; -a menyertakan yang berhenti | docker ps -a |
docker start | Menyalakan container yang sudah dibuat atau berhenti | docker start siklus |
docker stop | Mengirim SIGTERM, menunggu 10 detik, lalu SIGKILL | docker stop web |
docker restart | Menghentikan lalu menyalakan kembali container | docker restart web |
docker kill | Mengirim SIGKILL seketika tanpa masa tenggang | docker kill web |
docker rm | Menghapus container yang berhenti; -f memaksa yang berjalan | docker rm siklus |
docker exec | Menjalankan perintah baru di dalam container berjalan | docker exec -it web sh |
docker logs | Membaca stdout/stderr PID 1; --tail dan -f menyaring | docker logs --tail 20 web |
docker inspect | Menampilkan JSON lengkap: konfigurasi, jaringan, dan .State | docker inspect web |
docker stats | Streaming CPU, memori, dan I/O per container | docker stats --no-stream web |
docker top | Menampilkan proses yang berjalan di dalam container | docker top web |
docker attach | Menempelkan terminal ke PID 1 yang sedang berjalan | docker attach web |
docker wait | Memblokir sampai container berhenti, lalu mencetak exit code | docker wait web |
docker pause | Membekukan proses lewat freezer cgroup — memori tetap dipegang | docker pause web |
docker unpause | Mencairkan container yang dibekukan | docker unpause web |
docker diff | Menampilkan perubahan berkas pada writable layer | docker diff web |
docker port | Menampilkan pemetaan port container ke host | docker port web 80 |
docker rename | Mengganti nama container | docker rename web web-lama |
docker update | Mengubah resource limit container yang sedang berjalan | docker update --memory 512m web |
docker container prune | Menghapus sekaligus seluruh container berstatus berhenti | docker container prune |
Kelompok Perintah Image #
Kelompok ini mengurus image lokal — dari menarik, menata tag, sampai membersihkan yang tidak terpakai, wilayah kerja Section Docker Image. Build ditangani docker build yang sejak Docker 23.0 menjadi alias docker buildx build dengan engine BuildKit, mesin yang kita bedah pada Chapter Buildx dan BuildKit. Ekspor dan impor lewat save/load adalah jalur pindah image tanpa registry dari Chapter Menyimpan dan Memuat Image:
| Perintah | Fungsi | Contoh |
|---|---|---|
docker pull | Menarik image dari registry ke penyimpanan lokal | docker pull postgres:18-alpine |
docker search | Mencari image di Docker Hub beserta jumlah bintangnya | docker search nginx |
docker images | Menampilkan daftar image lokal (bentuk modern image ls) | docker images |
docker build | Membangun image dari Dockerfile; alias buildx build | docker build -t myapp:dev . |
docker buildx build | Membangun dengan engine BuildKit dan flag modernnya | docker buildx build --target prod -t myapp:2.0 . |
docker tag | Menempelkan nama dan tag baru pada image yang sama | docker tag myapp:dev budi/myapp:dev |
docker rmi | Menghapus image lokal (bentuk modern image rm) | docker rmi myapp:dev |
docker history | Menampilkan layer image dan instruksi pembentuknya | docker history nginx:1.29-alpine |
docker image inspect | Menampilkan metadata image: env, entrypoint, layer | docker image inspect nginx:1.29-alpine |
docker save | Mengekspor image menjadi berkas tar di luar registry | docker save -o myapp.tar myapp:dev |
docker load | Memuat image dari berkas tar hasil save | docker load -i myapp.tar |
docker image prune | Membersihkan image dangling; -a menyertakan yang tak terpakai | docker image prune -a |
Kelompok Perintah Volume #
Kelompok ini melayani named volume — penyimpanan yang dikelola daemon di bawah /var/lib/docker/volumes, materi utama Chapter Volume. Volume sengaja dipisahkan dari container supaya data hidup lebih lama dari container yang menampungnya, prinsip yang kita bangun di Section Penyimpanan Data. Lima entri berikut mengurus seluruh daur hidupnya, termasuk ritual backup dari Chapter Backup dan Restore Volume:
| Perintah | Fungsi | Contoh |
|---|---|---|
docker volume create | Membuat named volume baru | docker volume create db-data |
docker volume ls | Menampilkan daftar seluruh volume di host | docker volume ls |
docker volume inspect | Menampilkan mountpoint, driver, dan opsi volume | docker volume inspect db-data |
docker volume rm | Menghapus satu volume — isinya tidak bisa dikembalikan | docker volume rm db-data |
docker volume prune | Menghapus seluruh volume yang tidak dipakai container | docker volume prune |
Kelompok Perintah Network #
Kelompok ini mengurus jaringan virtual antar container, wilayah Section Jaringan Container. Perintah create dan inspect adalah pasangan utama saat membangun user-defined network — syarat embedded DNS di 127.0.0.11 yang kita bedah pada Chapter Membuat Custom Network dan Container DNS. Entri run --network menempel di sini karena penempatan jaringan terjadi saat container diciptakan, sedangkan connect dan disconnect melayani container yang sudah berjalan:
| Perintah | Fungsi | Contoh |
|---|---|---|
docker network create | Membuat user-defined network ber-driver bridge | docker network create net-aplikasi |
docker network ls | Menampilkan daftar network beserta driver-nya | docker network ls |
docker network inspect | Menampilkan subnet, gateway, dan anggota container | docker network inspect net-aplikasi |
docker network connect | Memasukkan container berjalan ke sebuah network | docker network connect net-aplikasi web |
docker network disconnect | Melepas container dari sebuah network | docker network disconnect net-aplikasi web |
docker network rm | Menghapus network yang sudah tidak berpenghuni | docker network rm net-aplikasi |
docker network prune | Menghapus seluruh network tanpa container | docker network prune |
docker run --network | Menempatkan container baru pada network tertentu | docker run -d --network net-aplikasi --name db postgres:18-alpine |
Kelompok Perintah System #
Kelompok ini adalah panel instrumen dan kemmo bersih milik daemon. info dan version kita bedah baris demi baris pada Chapter docker help dan docker version, df merangkum pemakaian ruang dengan header TYPE TOTAL ACTIVE SIZE RECLAIMABLE, dan events mengalirkan aktivitas daemon secara langsung dari Chapter Docker Events. Satu system prune menggabungkan pembersihan container, image, network, dan — bila diminta — volume:
| Perintah | Fungsi | Contoh |
|---|---|---|
docker info | Menampilkan status daemon: driver, plugin, jumlah objek | docker info |
docker version | Menampilkan versi klien, daemon, containerd, dan runc | docker version |
docker system df | Merangkum ruang yang dipakai image, container, volume | docker system df |
docker events | Menampilkan aktivitas daemon secara streaming | docker events --filter type=container |
docker system prune | Pembersihan menyeluruh container, image, network berhenti | docker system prune --volumes |
Kelompok Perintah Compose #
Kelompok ini berisi subperintah plugin docker compose — selalu dengan spasi, karena binary terpisah era v1 termasuk warisan legacy yang tidak kita pakai sepanjang Course, keputusan yang kita tetapkan sejak Chapter Pengantar Docker Compose. Ritual harian stack ada di tangan up, down, dan ps, lengkap dengan makna flag -d serta --build yang kita praktikkan pada Chapter Menjalankan dan Mengelola Stack. Dua puluh empat entri berikut menutup seluruh subperintah yang pernah muncul di Course:
| Perintah | Fungsi | Contoh |
|---|---|---|
docker compose up | Membangun, membuat, dan menyalakan seluruh service | docker compose up |
docker compose up -d --build | Mode latar belakang dengan image dibangun ulang dulu | docker compose up -d --build |
docker compose down | Menghentikan lalu menghapus container dan network project | docker compose down |
docker compose down -v | Seperti down, tetapi named volume ikut dihapus | docker compose down -v |
docker compose ps | Menampilkan status service pada project aktif | docker compose ps |
docker compose ls | Menampilkan seluruh project Compose yang sedang berjalan | docker compose ls |
docker compose logs | Membaca log seluruh service atau salah satunya | docker compose logs -f web |
docker compose exec | Menjalankan perintah di dalam service yang berjalan | docker compose exec web sh |
docker compose build | Membangun image service yang punya blok build | docker compose build |
docker compose pull | Menarik image seluruh service ke penyimpanan lokal | docker compose pull |
docker compose push | Mendorong image service ke registry | docker compose push |
docker compose config | Merender dan memvalidasi berkas final | docker compose config |
docker compose run | Menjalankan service sekali jalan dengan perintah timpaan | docker compose run --rm migrasi |
docker compose watch | Mengaktifkan pemantauan blok develop.watch | docker compose watch |
docker compose restart | Me-restart service tanpa membangun ulang | docker compose restart web |
docker compose stop | Menghentikan service tanpa menghapus containernya | docker compose stop |
docker compose start | Menyalakan kembali service yang dihentikan | docker compose start |
docker compose rm | Menghapus container service yang sudah berhenti | docker compose rm |
docker compose scale | Mengatur jumlah container per service | docker compose scale web=3 |
docker compose stats | Streaming resource seluruh container project | docker compose stats |
docker compose top | Menampilkan proses di dalam container service | docker compose top |
docker compose --profile | Mengaktifkan profile saat menjalankan perintah | docker compose --profile dev up -d |
docker compose secret ls | Menampilkan secret yang terdaftar pada project | docker compose secret ls |
docker compose version | Menampilkan versi plugin Compose | docker compose version |
Kelompok Perintah Context dan Registry #
Kelompok terakhir menjawab dua pertanyaan yang berdiri di luar container itu sendiri: daemon mana yang sedang kita bicarakan, dan registry mana yang menjadi tujuan push dan pull. Context adalah mekanisme berpindah daemon yang kita bedah pada Chapter Memahami Docker Context, sedangkan login dan logout mengurus identitas registry dari Chapter Login dan Authentication. Baris scout cves melanjutkan pemeriksaan kerentanan image dari Section Keamanan Docker dan Image Scanning di CI/CD:
| Perintah | Fungsi | Contoh |
|---|---|---|
docker context ls | Menampilkan daftar context beserta tanda aktifnya | docker context ls |
docker context create | Membuat context yang menunjuk daemon jauh | docker context create vps --docker "ssh://[email protected]" |
docker context use | Berpindah context aktif untuk seluruh perintah | docker context use vps |
docker context show | Menampilkan nama context yang sedang aktif | docker context show |
docker login | Masuk ke registry (default Docker Hub) | docker login |
docker logout | Keluar dari registry aktif | docker logout |
docker scout cves | Menampilkan laporan kerentanan sebuah image | docker scout cves nginx:1.29-alpine |
Dengan tujuh tabel ini, seluruh perintah yang pernah kita ketik sepanjang Course kini punya alamat tetap untuk kembali. Perintah hanyalah setengah dari kosakata Docker — setengah yang lain hidup di dalam Dockerfile, tempat instruksi seperti RUN, COPY, dan CMD menentukan apa yang dibawa image. Chapter berikutnya, Instruksi Dockerfile, menyusun tujuh belas instruksi tersebut ke dalam satu tabel rujukan dengan bentuk, fungsi, dan contoh pemakaiannya.
Referensi #
- Use the Docker CLI — referensi resmi seluruh perintah docker CLI beserta flag globalnya.
- docker container — daftar subperintah objek container.
- docker compose CLI — referensi seluruh subperintah plugin Compose.
- docker system — perintah informasi dan pembersihan di tingkat sistem.