Docker harus terpasang dan terkonfigurasi dengan benar sebelum bisa dipakai belajar. Section ini memandu pemilihan lingkungan, instalasi di tiga platform, konfigurasi daemon dan CLI, sampai verifikasi bahwa semuanya bekerja.
Bandingkan Docker Engine dan Docker Desktop di Linux, Windows, macOS, WSL, hingga remote host via context.
Buka → # Instalasi Docker di LinuxPasang Docker Engine dari repositori resmi Ubuntu dan Debian beserta plugin buildx dan Compose.
Buka → # Instalasi Docker DesktopPasang Docker Desktop di Windows dengan WSL 2, macOS, dan Linux beserta komponen bawaannya.
Buka → # Konfigurasi Docker EngineAtur daemon Docker lewat daemon.json: data-root, rotasi log, registry mirror, dan fitur engine.
Buka → # Konfigurasi Docker CLIKustomisasi docker CLI lewat config.json, context, dan environment variable seperti DOCKER_HOST.
Buka → # Verifikasi InstalasiPastikan instalasi Docker sehat dengan docker version, docker info, dan docker run hello-world.
Buka → # Mengatur Akses DockerKelola akses ke docker.sock, grup docker, dan koneksi remote yang aman dengan TLS atau SSH.
Buka → # Troubleshooting InstalasiAtasi delapan masalah instalasi paling umum: daemon mati, izin socket, WSL, hingga disk penuh.
Buka →