Membangun image bisa cepat dan kecil, atau lambat dan bengkak, tergantung kebiasaan kita. Section ini membedah mekanisme build Docker dan mengejar dua tujuan sekaligus: build yang cepat dan image yang ramping.
Bedah anatomi docker build, flag penting, dan output BuildKit langkah demi langkah.
Buka → # Build ContextPahami build context, kenapa seluruh isinya dikirim ke builder, dan cara menjinakkannya.
Buka → # .dockerignoreKecilkan context dan lindungi rahasia dengan pola .dockerignore yang tepat.
Buka → # Build CacheMaksimalkan cache layer BuildKit dengan urutan instruksi yang benar dan ukur dampaknya.
Buka → # Multi-Stage BuildPisahkan tahap build dan runtime dengan multi-stage build hingga image menyusut puluhan kali.
Buka → # Buildx dan BuildKitKenali builder modern Docker: buildx, driver, build multi-platform, dan kemampuan BuildKit.
Buka → # Cache MountPercepat instalasi dependensi dengan RUN --mount=type=cache tanpa membebani layer image.
Buka → # Secret dan SSH MountBangun image yang butuh token dan SSH tanpa meninggalkan jejaknya di layer.
Buka → # Target PlatformBangun image untuk arsitektur lain dengan --platform, QEMU, dan cross-compile.
Buka → # Mengurangi Ukuran ImageTerapkan tujuh strategi mengecilkan image dari pemilihan base sampai pembersihan apt.
Buka → # Reproducible BuildBangun image yang identik bit-per-bit dengan pin digest, SOURCE_DATE_EPOCH, dan provenance.
Buka →