Mengelola belasan docker run manual tidak akan bisa dipertahankan. Section ini memperkenalkan Docker Compose: satu berkas YAML yang mendeklarasikan seluruh stack, dari service dan jaringan sampai environment dan workflow development.

# Pengantar Docker Compose

Kenalkan docker compose: dari deretan docker run panjang ke satu berkas deklaratif.

Buka →
# Struktur compose.yaml

Bedah blok top-level compose.yaml, aturan indentasi, dan validasi dengan compose config.

Buka →
# Service

Pahami service sebagai cetakbiru container beserta kunci konfigurasinya yang paling sering dipakai.

Buka →
# Image, Build, dan Pull

Kelola sumber image service: image siap pakai, build dari Dockerfile, dan pull policy.

Buka →
# Port dan Network

Atur ports, expose, dan network antar service di compose.yaml.

Buka →
# Volume dan Bind Mount

Persistikan data service dengan volume bernama dan bind mount di compose.yaml.

Buka →
# Environment dan env File

Kelola environment variable service lewat environment, env_file, dan interpolasi .env.

Buka →
# depends_on dan Startup Order

Atur urutan start service dengan depends_on dan kondisi kesehatannya.

Buka →
# Healthcheck dan Service Readiness

Pastikan service benar-benar siap dengan healthcheck di compose.yaml.

Buka →
# Config dan Secret

Suntikkan berkas konfigurasi dan rahasia ke service dengan configs dan secrets.

Buka →
# Profiles

Aktifkan service opsional per skenario dengan compose profiles.

Buka →
# Variable Interpolation

Parametrisasi compose.yaml dengan ${VAR}, nilai default, dan pesan error yang jelas.

Buka →
# Compose Watch

Sinkronkan source code ke container dan rebuild otomatis dengan develop.watch.

Buka →
# Menjalankan dan Mengelola Stack

Kendalikan stack dengan up, ps, logs, exec, down, dan scale sehari-hari.

Buka →
# Compose Override dan Environment

Pisahkan konfigurasi dev dan produksi dengan file override dan aturan mergenya.

Buka →