Menjalankan container di laptop jauh berbeda dari melayani pengguna nyata. Section ini menyiapkan image dan konfigurasi produksi, memasang TLS, membangun disiplin backup dan rilis, sampai checklist go-live yang bisa diaudit.
Siapkan image produksi: multi-stage, non-root, digest, label OCI, dan audit ukuran.
Buka → # Konfigurasi ProductionKelola konfigurasi lintas environment dengan env file dan fail-fast saat startup.
Buka → # Secrets dan EnvironmentKelola rahasia produksi dengan compose secrets, secret manager, dan rotasi terjadwal.
Buka → # Healthcheck dan Restart PolicyRancang lapisan ketahanan produksi: healthcheck image, restart policy, dan kombinasinya.
Buka → # Reverse Proxy dan TLSTerminasi TLS di nginx reverse proxy dengan sertifikat ACME dan perpanjangan otomatis.
Buka → # Persistent Storage ProductionPilih strategi storage produksi: volume berlabel, driver jaringan, dan data-root terpisah.
Buka → # Logging ProductionAtur log produksi: driver local, rotasi terukur, log terstruktur, dan korelasi antar service.
Buka → # Backup dan RecoveryBangun strategi backup 3-3-1, uji restore secara berkala, dan siapkan runbook pemulihan.
Buka → # Update dan RollbackRilis versi baru dengan aman: pull-up, blue-green, dan rollback yang teruji.
Buka → # Docker di VPSDeploy stack ke VPS: hardening awal, instalasi, verifikasi, dan pemeliharaan berkala.
Buka → # Checklist ProductionAudit kesiapan produksi dengan checklist tujuh kategori yang bisa dieksekusi.
Buka →