Data berlabel mahal, sedangkan data mentah melimpah. Self-supervised learning mengubah data mentah menjadi sinyal supervisi sendiri: menyamakan pasangan positif, membedakan pasangan negatif, atau menebak bagian yang disembunyikan. Section ini membahas pola-pola tersebut dan cara memakai representation hasilnya.
Bandingkan biaya label beranotasi dengan sinyal supervisi gratis dari data mentah, lalu lihat tugas pretext membelah vektor membangun prediktor tanpa satu pun label.
Buka → # Contrastive LearningTarik pasangan sejenis mendekat dan dorong pasangan berbeda menjauh lewat loss InfoNCE dengan temperatur, lalu ukur kualitas representation hasil pretraining lewat linear probe.
Buka → # Positive dan Negative PairsBangun pasangan positif-negatif dari data tanpa label, pahami in-batch negatives, hard negative, dan risiko false negative lewat statistik jarak pada cluster sintetis.
Buka → # Masked Language ModelingSembunyikan sebagian token dan tebak dari konteks kiri dan kanan sekaligus: cara BERT belajar representation bahasa dua arah tanpa satu label, dibuktikan lewat MLM mini pada korpus karakter.
Buka → # Masked Image ModelingBelah gambar menjadi patch, sembunyikan sebagian besar, dan rekonstruksi pikselnya: pola MAE yang memindahkan MLM dari token ke citra, dibuktikan lewat autoencoder mini pada dataset digits.
Buka → # Representation LearningSetiap layer jaringan menyimpan fitur berjenjang; ukur kualitasnya secara adil dengan linear probe di atas backbone beku, dan lihat angka nyata fitur terlatih melawan fitur acak.
Buka → # Embedding dan SimilarityUkur kemiripan antar embedding dengan kosinus dan euclidean, bangun matriks kemiripan beserta pencarian nearest neighbor, lalu pahami mengapa skala jutaan vektor membutuhkan ANN.
Buka → # Penggunaan Pretrained RepresentationNaiki tangga freeze, linear probe, fine-tune dengan anggaran label kecil, kenali risiko domain mismatch, dan pakai ekosistem pretrained model dari Hugging Face sebagai penutup section.
Buka →