Grafik yang tepat membuat pola data terlihat dalam hitungan detik; grafik yang salah membuat pembaca tersesat. Section ini mulai dari prinsip visualisasi dan cara memilih jenis grafik sesuai pertanyaan, lalu berlatih membuat grafik perbandingan, distribusi, hubungan, dan deret waktu dengan matplotlib dan seaborn, diakhiri visualisasi geospasial serta cara mengenali visualisasi yang menyesatkan.
Pahami prinsip dasar visualisasi: kejujuran data, hierarki persepsi, dan pengurangan gangguan.
Buka → # Memilih Jenis GrafikPilih jenis grafik yang tepat berdasarkan pertanyaan dan tipe data yang dimiliki.
Buka → # Grafik PerbandinganBandingkan nilai antar kategori dengan bar chart dan variasinya.
Buka → # Grafik DistribusiTampilkan sebaran data dengan histogram, density plot, dan violin plot.
Buka → # Grafik HubunganPerlihatkan hubungan dua variabel dengan scatter plot dan line plot beserta anotasi korelasi.
Buka → # Grafik Deret WaktuVisualisasikan data waktu: garis tren, highlight periode, dan format sumbu tanggal.
Buka → # Visualisasi Data KategorikalVisualisasikan proporsi dan komposisi kategori dengan pie chart, stacked bar, dan count plot.
Buka → # Visualisasi MultivariabelTampilkan tiga variabel atau lebih sekaligus dengan warna, ukuran, dan small multiples.
Buka → # Histogram dan BoxplotKuasai dua grafik paling sering dipakai untuk memeriksa sebaran satu variabel numerik.
Buka → # Scatter PlotBedah scatter plot: korelasi, pencilan, overplotting, dan pola yang perlu diwaspadai.
Buka → # Visualisasi dengan MatplotlibGunakan matplotlib secara mendalam: dua API, subplots, gaya, dan penyimpanan gambar.
Buka → # Visualisasi dengan SeabornPercepat visualisasi statistik dengan seaborn: plot relasi, distribusi, dan kategorikal.
Buka → # Visualisasi GeospasialPetakan data berkoordinat dengan scatter peta, choropleth, dan geo pandas.
Buka → # Menghindari Visualisasi MenyesatkanKenali dan perbaiki praktik visualisasi yang menyesatkan: sumbu terpotong, 3D berlebihan, dan skala ganda.
Buka →