Tanpa label, kita tetap bisa menemukan struktur: kelompok objek yang mirip, arah variasi utama, dan pola beli yang sering muncul bersama. Section ini membahas keluarga clustering — K-Means, hierarchical, DBSCAN — beserta cara mengevaluasinya, dilanjutkan reduksi dimensi dengan PCA dan t-SNE untuk visualisasi data berdimensi banyak, association rule mining sederhana, dan ditutup dengan disiplin menamai cluster agar hasilnya bermakna bagi pemangku kepentingan.
Pahami gagasan clustering, matriks jarak, dan skala permasalahannya.
Buka → # K-Means ClusteringKelompokkan data dengan K-Means dan pilih k dengan elbow serta silhouette.
Buka → # Hierarchical ClusteringBangun hierarki cluster dengan agglomerative clustering dan dendrogram.
Buka → # Density-Based Clustering (DBSCAN)Temukan cluster bentuk bebas dan pencilan dengan DBSCAN.
Buka → # Evaluasi ClusteringEvaluasi hasil clustering dengan silhouette, Davies-Bouldin, dan stabilitas.
Buka → # Principal Component AnalysisPahami intuisi dan penerapan PCA untuk meringkas informasi banyak fitur.
Buka → # Reduksi Dimensi NonlinearVisualisasikan data berdimensi tinggi dengan t-SNE beserta perangkapnya.
Buka → # Association Rule MiningTemukan pola beli bersama dengan algoritma Apriori sederhana yang kita bangun sendiri.
Buka → # Interpretasi Hasil ClusteringBeri nama dan makna pada cluster melalui profil fitur dan visualisasi.
Buka →