Setelah fondasi kokoh, section ini membuka kotak teknik lanjutan yang lazim dipakai praktisi: deteksi anomali, pembelajaran pada data timpang, ensemble canggih, explainable AI untuk membuka kotak hitam, penalaran kausal, analisis Bayesian, kuantifikasi ketidakpastian, deteksi drift, analisis geospasial, natural language processing, dan pengantar deep learning — ditutup dengan kejujuran tentang batasan setiap teknik.
Deteksi pencilan tak berlabel dengan Isolation Forest dan Local Outlier Factor.
Buka → # Imbalanced LearningTangani data timpang dengan class weight, resampling, dan SMOTE.
Buka → # Ensemble LearningGabungkan model dengan voting, bagging, boosting, dan stacking.
Buka → # Explainable AI (XAI)Buka kotak hitam model dengan permutation importance dan surrogat sederhana.
Buka → # Interpretasi Feature ImportanceBaca dan membandingkan feature importance dari berbagai jenis model dengan kritis.
Buka → # Causal InferencePahami dasar penalaran kausal: confounder, DAG, dan perbedaan korelasi-kausalitas.
Buka → # Analisis BayesianPerbarui keyakinan secara bertahap dengan analisis Bayesian pada contoh proporsi.
Buka → # Uncertainty QuantificationLaporkan ketidakpastian prediksi dengan interval dan prediksi kuantil.
Buka → # Drift DetectionKenali data drift dan konsep drift model pada sistem produksi.
Buka → # Analisis GeospasialAnalisis data berkoordinat dengan geopandas: join spasial dan statistik area.
Buka → # Natural Language ProcessingOlah teks dengan Bag-of-Words dan TF-IDF lalu klasifikasikan dokumen.
Buka → # Pengantar Deep LearningPahami neural network dari MLPClassifier scikit-learn sebagai jembatan menuju deep learning.
Buka → # Batasan Teknik LanjutanKenali biaya, risiko, dan kapan teknik lanjutan tidak sepadan manfaatnya.
Buka →