Apache Airflow adalah orchestrator utama course ini, dan dokumentasinya termasuk yang paling sering kita buka saat bekerja. Sejak Airflow 3, struktur dokumentasinya berubah cukup besar: gaya penulisan DAG resmi kini melalui from airflow.sdk import dag, task, sejumlah halaman berpindah lokasi, dan Task SDK mendapat dokumentasi terpisah. Chapter ini memetakan dokumentasi Airflow seri 3.x per kebutuhan: konsep inti, penulisan DAG dan penjadwalan, lalu operasional dan referensi API. Semua tautan menunjuk ke airflow.apache.org dan sudah diverifikasi hidup.

Peta Dokumentasi Airflow #

Airflow menerbitkan dokumentasi per versi rilis. Empat pintu masuk berikut menutup semuanya, dari daftar versi sampai jalur cepat untuk pemula.

SumberUntuk apaTingkat
Indeks Dokumentasi AirflowDaftar dokumentasi semua versi dan proyek terkaitpemula
Get StartedJalur cepat resmi: instalasi sampai DAG pertamapemula
Dokumentasi Apache Airflow stabilBuku dokumentasi lengkap versi stabil seri 3.xpemula
Airflow Task SDKSDK resmi untuk menulis task dan DAG, terpisah sejak Airflow 3menengah

Untuk kebutuhan sehari-hari, buku versi stabil sudah cukup. Indeks dokumentasi menjadi penting saat kita perlu membandingkan perilaku antar versi — misalnya saat tim lain masih menjalankan Airflow 2 sementara lingkungan kita sudah memakai seri 3.

Konsep Inti #

Sembilan halaman berikut membangun model mental Airflow: apa itu DAG, bagaimana task dihubungkan, bagaimana data mengalir antar task, dan bagaimana sebuah run tercatat. Bacalah berurutan dari atas ke bawah karena tiap halaman memakai kosakata dari halaman sebelumnya.

SumberUntuk apaTingkat
Core ConceptsModel mental: DAG, task, operator, dan DAG runpemula
DAGsAnatomi DAG: schedule, catchup, params, dan default argspemula
TasksJenis task, relasi antar task, dan siklus statusnyapemula
OperatorsGaleri operator bawaan untuk tugas umumpemula
SensorsTask yang menunggu kondisi eksternal terpenuhimenengah
TaskFlow APIGaya penulisan DAG berbasis fungsi bertanda @taskpemula
Tutorial TaskFlowContoh utuh DAG TaskFlow dari import sampai eksekusipemula
XComsMekanisme pertukaran data kecil antar taskmenengah
DAG RunsSiklus hidup satu eksekusi DAG dan statusnyamenengah

Setelah konsep, halaman-halaman berikut menjadi rujukan harian saat menyusun DAG. Dua halaman terakhir menjelaskan mesin di balik layar: scheduler memutuskan kapan task layak dijalankan, sedangkan executor menentukan di mana task berjalan — pilihan executor seperti LocalExecutor atau KubernetesExecutor mengubah cara kita merencanakan kapasitas.

SumberUntuk apaTingkat
Authoring and SchedulingIndeks topik penulisan DAG dan aturan penjadwalanmenengah
ConnectionsMenyimpan kredensial sistem eksternal secara aman untuk taskmenengah
Dynamic Task MappingMembuat task secara dinamis mengikuti jumlah partisi datamahir
Jinja Templates ReferenceDaftar variabel template yang bisa dipakai di argumen taskmenengah
SchedulerCara scheduler memproses berkas DAG dan menjadwalkan runmenengah
ExecutorPeran executor dan pilihan implementasinyamenengah

Operasional dan Referensi API #

Bagian terakhir adalah halaman-halaman untuk menjalankan Airflow di luar mesin lokal: instalasi, deployment, praktik terbaik, perintah CLI, REST API, dan referensi migrasi.

SumberUntuk apaTingkat
InstallationOpsi instalasi, versi Python, dan dependensi ekstrapemula
Administration and DeploymentIndeks topik operasional: konfigurasi, logging, produksimenengah
Logging and MonitoringPengaturan log task dan metrik monitoringmenengah
How-to GuidesResep langkah demi langkah untuk tugas spesifikmenengah
Antarmuka UI AirflowPanduan halaman UI untuk memantau DAG dan taskpemula
Best PracticesPola penulisan DAG yang disarankan komunitas Airflowmenengah
Referensi CLISemua perintah airflow dan variabel environmentmenengah
Stable REST APIREST API resmi untuk memicu DAG dan membaca status runmahir
Migrations ReferenceReferensi migrasi skema metadata internal Airflowmahir
Release NotesChangelog resmi untuk setiap rilis Airflowmenengah
FAQ AirflowJawaban resmi atas pertanyaan yang paling sering diajukanpemula

Alur Belajar yang Disarankan #

Untuk pembaca yang baru memulai, urutan bacaan berikut mengikuti progresi course ini:

  1. Buka Get Started dan jalankan instalasi sesuai petunjuk sistem operasi yang dipakai.
  2. Baca Core Concepts lalu DAGs untuk membangun kosakata dasar.
  3. Kerjakan Tutorial TaskFlow sambil menyalin contoh ke lingkungan sendiri.
  4. Telusuri Authoring and Scheduling untuk topik yang muncul di DAG nyata: dependencies, params, dynamic task mapping.
  5. Sebelum naik ke server bersama, baca Best Practices dan Administration and Deployment.
  6. Simpan halaman Referensi CLI dan Stable REST API sebagai kamus harian saat mengoperasikan Airflow lewat skrip.

Perubahan Besar dari Airflow 2 ke Airflow 3 #

Perpindahan versi mayor ini penting dipahami karena sebagian besar konten Airflow di luar sana masih ditulis untuk versi 2. Dua perubahan yang paling terasa saat menulis kode: import decorator resmi berpindah ke airflow.sdk, dan dokumentasi Task SDK dipisah dari buku utama. Untuk detail seluruh perubahan, rujukan resminya adalah halaman Release Notes dan Migrations Reference pada tabel sebelumnya — kedua halaman tersebut menyebut perubahan perilaku satu per satu beserta nomor versinya, jadi kita tidak perlu mengandalkan ingatan atas tutorial lama.

Praktik aman saat membaca materi Airflow dari mana pun:

  1. Cek dulu versi yang dibahas materi tersebut — jika tidak disebut, anggap perlu diverifikasi.
  2. Bandingkan pola import dan nama parameter dengan halaman dokumentasi versi yang terpasang.
  3. Saat menemukan perbedaan perilaku, percayakan kesimpulan pada changelog resmi, bukan pada ingatan tutorial.
  4. Simpan tautan versi terpasang di dokumentasi internal tim agar semua anggota membuka halaman versi yang sama.
  5. Saat menyalin contoh dari repositori orang lain, baca pula berkas README-nya untuk mengetahui versi Airflow yang dipakai penulisnya.

Seluruh referensi ini dipraktikkan di chapter Apache Airflow pada section Orkestrasi Workflow, berdampingan dengan konsep Scheduling, Retries dan Timeouts, dan Backfill. Untuk pemrosesan data di dalam task yang diorkestrasi, kita lanjutkan ke Referensi Apache Spark.