# Instalasi Python

Periksa instalasi Python di sistem, pahami perbedaan perintah python dan python3, serta cara PATH menentukan interpreter yang dipakai terminal.

Buka →
# Virtual Environment

Buat lingkungan Python terisolasi per proyek dengan python3 -m venv, aktifkan dan nonaktifkan dari terminal, dan pahami mengapa isolasi dependensi wajib bagi data engineer.

Buka →
# Manajemen Dependensi

Catat dependensi proyek dalam requirements.txt, pahami penentu versi pip seperti == dan ~=, serta kenali alat modern seperti uv dan Poetry sebagai alternatif.

Buka →
# Instalasi Database

Siapkan tiga database utama course ini: SQLite yang sudah menyertai Python, DuckDB untuk analitik, dan PostgreSQL untuk kebutuhan produksi.

Buka →
# Penggunaan Command Line

Kuasai navigasi filesystem, pipe, redirect, grep, dan find melalui sesi terminal nyata untuk memeriksa data dan log pipeline sehari-hari.

Buka →
# Pengenalan Docker

Pahami konsep image, container, dan registry, lalu siapkan PostgreSQL lewat docker run dan docker-compose tanpa memasang apa pun ke sistem operasi.

Buka →
# Konfigurasi Environment

Baca konfigurasi pipeline lewat environment variable dengan os.environ dan os.getenv, kelola nilai per lingkungan lewat berkas .env, dan pisahkan pengaturan development, staging, dan production.

Buka →
# Struktur Proyek Data Engineering

Susun folder proyek pipeline yang rapi dengan pemisahan data, kode sumber, konfigurasi, dan pengujian agar mudah dinavigasi, diuji, dan dikembangkan bersama tim.

Buka →
# Pengelolaan Secrets

Hindari kredensial yang tertanam di kode dengan environment variable, tahan berkas .env dari Git lewat .gitignore, dan kenali konsep secrets manager untuk production.

Buka →