# Prinsip Keamanan Data

Fondasi keamanan data: triad CIA, principle of least privilege, defense in depth, dan alasan tabel pengguna menyimpan hash alih-alih kata sandi plaintext.

Buka →
# Authentication dan Authorization

Bedakan authentication dan authorization, lalu simulasikan token bertanda tangan HMAC mirip JWT: verifikasi tanda tangan, cek scope, dan tolak token yang dimanipulasi.

Buka →
# Role-Based Access Control

Kelola hak akses dengan Role-Based Access Control: matriks role-permission, pemeriksaan akses deny by default, dan audit untuk memangkas izin yang melampaui kebutuhan.

Buka →
# Encryption at Rest dan In Transit

Lindungi data saat tersimpan dan saat berpindah: Fernet untuk encryption at rest, deteksi manipulasi ciphertext, rotasi kunci MultiFernet, TLS, dan envelope encryption.

Buka →
# Secrets Management

Naikkan level pengelolaan secrets: izin berkas chmod 600, prosedur rotasi tanpa menghentikan pipeline, scope per environment, dan pola kerja HashiCorp Vault.

Buka →
# Masking dan Tokenization

Lindungi PII di mata manusia dan di tabel analitik: masking untuk layar support, tokenisasi deterministik berbasis HMAC, dan token reversibel untuk sistem pembayaran.

Buka →
# Klasifikasi Data

Beri label sensitivitas pada aset data TokoKita: empat tingkat klasifikasi, klasifikasi otomatis dari nama kolom dan pola nilai, serta aturan penanganan per tingkat.

Buka →
# Privasi dan Retensi Data

Terapkan data minimization, pilih anonymization atau pseudonymization, lalu jalankan retention policy sebagai kode yang menghapus dan mengarsipkan partisi secara otomatis.

Buka →
# Audit Logging

Bangun audit trail append-only berformat JSONL dengan hash chain: catat siapa melakukan apa kapan, lalu buktikan bahwa log tidak bisa dimodifikasi diam-diam.

Buka →
# Data Catalog

Bangun data catalog: pindai berkas data untuk mengumpulkan schema dan jumlah baris, gabungkan dengan owner dan tags, lalu cari aset berdasarkan tag dan nama kolom.

Buka →
# Data Lineage dan Provenance

Rekam provenance setiap run pipeline — input, versi kode, parameter, dan hash output — lalu verifikasi bahwa hasil tidak berubah diam-diam sejak run tersebut.

Buka →
# Data Ownership

Definisikan owner, steward, dan jalur eskalasi untuk tiap aset lewat registry YAML, audit aset tanpa pemilik, dan terapkan tabel RACI saat insiden data terjadi.

Buka →
# Compliance dan Kebijakan Data

Tuliskan kebijakan keamanan sebagai kode: kontrol wajib per klasifikasi data di YAML, evaluasi seluruh aset secara otomatis, dan kelola siklus hidup kebijakan dari draf hingga penegakan di CI.

Buka →