Pahami perbedaan beban kerja OLTP dan OLAP, kenali komponen analytical query engine, dan lihat demo nyata query analitik yang sama di SQLite versus DuckDB.
Buka → # Columnar StorageBedah layout penyimpanan per kolom: kenapa query dua kolom dari dua belas kolom jauh lebih cepat di Parquet dibanding CSV, dengan bukti column pruning dari rencana eksekusi DuckDB.
Buka → # Vectorized Query ExecutionBedah model eksekusi row-at-a-time versus vectorized, lalu ukur sendiri bedanya lewat benchmark satu juta baris: Python loop, NumPy, dan DuckDB pada data yang identik.
Buka → # DuckDBGunakan DuckDB sebagai engine OLAP di dalam proses Python: read_csv_auto, ASOF JOIN, agregasi LIST/STRUCT, hingga ATTACH lintas database — semuanya dengan output eksekusi nyata.
Buka → # TrinoKenali arsitektur coordinator/worker Trino, katalog konektor ke banyak sumber data, dan pola SQL lintas katalog untuk query terfederasi di skala klaster.
Buka → # ClickHousePelajari ClickHouse untuk analitik real-time: tabel MergeTree dengan sparse primary index, arsitektur shard dan replica, serta konfigurasi server yang divalidasi strukturnya.
Buka → # Query OptimizationBaca rencana eksekusi EXPLAIN ANALYZE di DuckDB, buktikan predicate pushdown dan row group skipping pada Parquet, dan pahami mengapa penulisan SQL yang berbeda bisa menghasilkan rencana yang sama.
Buka → # Distributed Query ProcessingBedah pola MPP coordinator/worker lewat simulasi nyata: pecah satu juta pesanan ke delapan shard Parquet, hitung agregasi parsial paralel, lalu buktikan partition pruning membaca satu dari delapan berkas.
Buka → # Federated QueryJalankan satu query SQL atas tiga sumber berbeda — SQLite, Parquet, dan CSV — lewat ATTACH dan read_parquet di DuckDB, lengkap dengan bukti pushdown dan batas nyata query federation.
Buka → # Pemilihan Query EngineRangkum seluruh section menjadi keputusan nyata: tabel perbandingan SQLite/PostgreSQL, DuckDB, Trino, ClickHouse, dan Spark, benchmark segar satu juta baris, serta diagram keputusan yang bisa dipakai berulang.
Buka →