# Merancang Data Pipeline

Kerangka enam langkah merancang data pipeline dari kebutuhan hingga monitoring, lengkap dengan studi kasus pipeline order analytics untuk toko online.

Buka →
# Pipeline Batch

Pahami karakteristik pipeline batch, jendela eksekusi, dan pola read-process-write per partisi, lalu bangun pipeline batch harian dari CSV ke SQLite lengkap dengan ringkasan penjualan.

Buka →
# Pipeline Incremental

Bangun pipeline incremental dengan watermark pada state file dan merge upsert ke tabel target, lalu buktikan lewat tiga run bahwa data lama tidak diproses ulang.

Buka →
# Dependency Management

Kelola dependency antarpipeline lewat dataset sebagai kontrak, bedakan task-level vs pipeline-level serta dataset vs service dependency, dan bangun runner dengan topological sort yang menolak siklus.

Buka →
# Idempotency dan Retries

Rancang pipeline idempotent dengan path output tetap, dedup, dan upsert, lalu buktikan lewat perbandingan hash bahwa dua eksekusi menghasilkan hasil identik sehingga retry selalu aman.

Buka →
# Checkpointing

Simpan progres pipeline di checkpoint per partisi, resume dari titik kegagalan tanpa mengulang pekerjaan, dan pahami trade-off granularitas checkpoint.

Buka →
# Pipeline Testing

Uji pipeline bertingkat dengan pytest: unit test untuk transform, integration test per stage, data assertion, dan smoke test setelah load.

Buka →
# Pipeline Recovery

Pulihkan pipeline yang gagal di tengah jalan: retry task, resume dari checkpoint, re-run partisi, validasi output parsial, dan komunikasi status ke downstream.

Buka →
# Pipeline Versioning

Catat versi kode pipeline dan versi skema output: git tag, tabel metadata run, serta migrasi skema v1 ke v2 yang berjalan paralel.

Buka →
# Pipeline Reusability

Rancang pipeline reusable: config-driven, fungsi generik, dan rule of three, dengan satu kode yang melayani dua deployment berbeda sumber.

Buka →
# Pipeline Performance

Profil pipeline per stage, temukan bottleneck I/O, CPU, atau serialisasi, lalu perbaiki dengan batching dan paralelisasi yang terukur.

Buka →
# Dokumentasi Pipeline

Tulis dokumentasi pipeline yang lengkap: README, kontrak input-output, data dictionary, dan runbook kegagalan yang bisa diverifikasi otomatis.

Buka →