# Layered Data Architecture

Pisahkan data mentah, data bersih, dan agregat siap konsumsi ke dalam layer berkontrak agar pipeline bisa dibangun ulang dari sumber.

Buka →
# Medallion Architecture

Terapkan pola Bronze, Silver, Gold di atas lakehouse dengan gerbang kualitas, karantina data gagal, dan rekonsiliasi angka antar layer.

Buka →
# Lambda Architecture

Gabungkan keakuratan batch layer dan kesegaran speed layer dalam satu serving layer, lengkap dengan simulasi recompute dan verifikasi hasil identik.

Buka →
# Kappa Architecture

Sederhanakan Lambda menjadi satu jalur stream dengan log replay: perbaiki logika pemrosesan tanpa memelihara dua codebase.

Buka →
# Data Mesh

Serahkan kepemilikan data ke domain dengan data product berkontrak: empat prinsip mesh, kartu SLO, dan pemeriksa otomatisnya.

Buka →
# Data Fabric

Satukan silo data lewat active metadata: katalog, lineage, federated query, dan otomasi pipeline tanpa memindahkan data.

Buka →
# Domain-Driven Data Architecture

Terapkan bounded context, ubiquitous language, dan anti-corruption layer untuk memetakan domain bisnis ke arsitektur data.

Buka →
# Batch dan Streaming Architecture

Jalankan recompute penuh dan materialisasi incremental di atas satu log yang sama, dari batch jam-an hingga streaming kontinu.

Buka →
# Memilih Arsitektur Data

Pilih arsitektur data secara terukur: pohon keputusan, matriks skor tertimbang, dan constraint keras yang menundukkan skor.

Buka →
# Trade-off Arsitektur

Hitung trade-off biaya versus kesegaran dengan angka nyata dan dokumentasikan keputusan arsitektur yang siap direvisi.

Buka →