Selector adalah cara kita menunjuk elemen mana yang akan distyling. Section ini membahas seluruh jenis selector dari yang paling dasar hingga kombinasinya, kemudian menutup dengan specificity dan best practices agar styles kita tetap mudah dirawat.
Kenali type selector, cara paling dasar menunjuk elemen melalui nama tag HTML-nya.
Buka → # Class dan ID SelectorGunakan class untuk mengelompokkan banyak elemen dan ID untuk menunjuk satu elemen khusus, lengkap dengan panduan memilih keduanya.
Buka → # Attribute SelectorMenunjuk elemen berdasarkan atribut HTML-nya, dari pencocokan persis hingga pola awalan, akhiran, dan potongan nilai.
Buka → # CombinatorsRangkai beberapa selector untuk menunjuk elemen berdasarkan hubungannya di pohon DOM: descendant, child, dan sibling.
Buka → # Pseudo-classesTunjuk elemen berdasarkan state, posisi dalam struktur, dan kondisi form dengan pseudo-class, tanpa menambah class ke HTML.
Buka → # Pseudo-elementsHiasi elemen dengan ::before, ::after, dan pseudo-element lain untuk menggayakan bagian elemen yang tak bisa ditunjuk selector biasa.
Buka → # Selector ListsTulis beberapa selector dalam satu aturan dengan koma, pahami list yang memafkan dan yang tidak, serta kenali :is() sebagai solusinya.
Buka → # SpecificityHitung specificity tiga komponen (ID, class, type) untuk memahami aturan CSS mana yang menang saat beberapa selector menunjuk elemen yang sama.
Buka → # Selector Best PracticesSusun selector yang rendah specificity, tahan perubahan HTML, dan tetap mudah dibaca seiring proyek membesar.
Buka →