Tiga bagian pertama membangun portofolio yang bagus di desktop; bagian terakhir ini memastikan tampilan sama meyakinkan di layar 360px. Pendekatan yang kita pakai adalah desktop-first dengan media query max-width: gaya dasar yang sudah ada tetap berlaku, lalu dua breakpoint menurunkan layout secara bertahap — 1023px untuk hero, 767px untuk wadah, menu, dan grid. Pendekatan berlawanan (mobile-first dengan min-width) pernah kita praktikkan pada Proyek: Halaman Profil
; memahami keduanya membuat kita bebas memilih sesuai kondisi kode yang sudah ada.
Tujuan Bagian dan Prasyarat #
Target bagian ini:
- Dua breakpoint:
max-width: 1023px(hero satu kolom) danmax-width: 767px(wadah, menu, grid). - Wadah memakai padding 16px di mobile; menu navigasi menumpuk vertikal dengan gap 8px.
- Grid proyek menurun ke
minmax(240px, 1fr)agar tetap dua kolom pada tablet kecil. - Nilai desktop terjaga: probe di halaman uji memastikan media query tidak merusak tampilan 1280px.
Konsepnya bersumber dari Media Queries , Breakpoints , dan Responsive Navigation . Prinsip pemilihan breakpoint diulas pada chapter Breakpoints; di sini kita memakai dua titik yang paling sering dipakai untuk layout dua kolom dan navigasi.
Menulis Dua Breakpoint #
Blok berikut adalah tambahan terakhir pada styles/portofolio.css, diletakkan di ujung file. Media query diletakkan paling bawah agar urutan cascade membantunya: deklarasi di dalam max-width selalu ditulis setelah gaya dasar, sehingga menimpanya tanpa perlu menaikkan specificity.
@media (max-width: 767px) {
.wadah {
padding: 0 var(--spasi-4);
}
.navigasi-menu {
flex-direction: column;
gap: var(--spasi-2);
}
.grid-proyek {
grid-template-columns: repeat(auto-fill, minmax(240px, 1fr));
}
}
@media (max-width: 1023px) {
.bagian-hero {
grid-template-columns: 1fr;
}
}Hasil di Browser:
Pada viewport 1280px seluruh media query tidak aktif: wadah
1120px berpadding 24px, hero tetap dua kolom 572px dan 468px,
menu tetap horizontal, dan grid proyek tetap tiga track ±341px.
Pada viewport <= 1023px hero menjadi satu kolom; pada <= 767px
menu menumpuk vertikal dan grid menghitung ulang jumlah tracknya.Bedah Keputusan per Breakpoint #
max-width: 767pxuntuk ponsel: angka 767px dipilih karena 768px adalah lebar iPad potret — batas antara “ponsel” dan “tablet” yang lazim. Di dalamnya tiga penyesuaian dikerjakan sekaligus: padding wadah diturunkan dari token 24px ke 16px, menu navigasi menumpuk vertikal dengan gap 8px, dan grid proyek menurun keminmax(240px, 1fr).- Grid menurun, bukan ke satu kolom: dengan 240px sebagai batas minimal, viewport 375px tetap menghasilkan satu kolom, tetapi tablet kecil 600px memperoleh dua kolom (601 ÷ 264 = 2,3 → 2 track). Menurunkan
minmaxadalah cara paling murah menambah densitas tanpa breakpoint baru. max-width: 1023pxuntuk hero: batas 1024px menandai laptop kecil. Di bawahnya, hero dua kolom terlalu sempit untuk teks 44px, sehinggagrid-template-columns: 1frmenumpuk teks di atas gambar.- Urutan blok media query:
@media (max-width: 767px)dan@media (max-width: 1023px)tidak saling menimpa karena menyasar properti berbeda. Bila keduanya menyasar properti yang sama, blok yang ditulis lebih akhir yang menang pada rentang yang tumpang tindih. - Judul tidak perlu breakpoint:
clamp()pada.judul-herosudah menurunkan ukurannya secara kontinu; menambah media query untuk font-size justru membuang kerja fluid yang sudah ada.
Uji Bagian Ini #
Halaman uji bagian ini tersedia di /tests/css/proyek/website-portofolio/responsive-design.html
, dengan spesifikasi lengkap pada tests/responsive-design.spec.js. Karena harness berjalan pada viewport 1280×720, yang diverifikasi adalah keadaan desktop — media query tidak boleh aktif di lebar tersebut:
| Elemen | Properti | Diharapkan |
|---|---|---|
.wadah | max-width | 1120px |
.wadah | padding-left | 24px |
.bagian-hero | grid-template-columns | 572px 468px |
.bagian-hero | gap | 32px |
.navigasi-menu | flex-direction | row |
.grid-proyek | grid-template-columns | 341.328px 341.328px 341.344px |
.judul-hero | font-size | 44px |
.navigasi | position | sticky |
Apabila seluruh baris hijau, berarti media query kita presisi: perubahan hanya terjadi pada lebar yang kita tentukan. Proyek portofolio tuntas — langkah lanjutan yang layak dicoba adalah menambah section kontak, lalu mengubah tema hanya dengan mengganti token warna di :root.
Berkas Sumber
Berkas pendukung halaman ini dapat diunduh dan dijalankan langsung sesuai penjelasan di atas.
styles/portofolio.css
Unduh berkas/* =========================================================
Proyek: Website Portofolio — styles/portofolio.css
File utuh proyek yang berkembang mengikuti empat bagian:
Bagian 1 (Design Tokens), Bagian 2 (Navigation dan Hero),
Bagian 3 (Project Grid), Bagian 4 (Responsive Design).
Komentar "Bagian N" menandai kelompok aturan yang dibahas
pada setiap bagian.
========================================================= */
/* Bagian 1: Design Tokens --------------------------------- */
:root {
/* Warna semantik */
--warna-primer: #2563eb;
--warna-primer-tua: #1e40af;
--warna-latar: #f8fafc;
--warna-permukaan: #ffffff;
--warna-teks: #0f172a;
--warna-teks-lembut: #475569;
--warna-teks-balik: #ffffff;
--warna-garis: #e2e8f0;
/* Skala spasi */
--spasi-1: 4px;
--spasi-2: 8px;
--spasi-3: 12px;
--spasi-4: 16px;
--spasi-6: 24px;
--spasi-8: 32px;
--spasi-16: 64px;
/* Bentuk */
--radius-sedang: 10px;
--radius-penuh: 999px;
/* Tipografi */
--font-utama: system-ui, sans-serif;
--teks-dasar: 16px;
--teks-lg: 20px;
}
* {
margin: 0;
box-sizing: border-box;
}
body {
font-family: var(--font-utama);
font-size: var(--teks-dasar);
line-height: 1.6;
color: var(--warna-teks);
background-color: var(--warna-latar);
}
.tombol {
display: inline-block;
padding: var(--spasi-3) var(--spasi-4);
border-radius: var(--radius-sedang);
font-size: var(--teks-dasar);
font-weight: 500;
text-decoration: none;
}
.tombol-primer {
background-color: var(--warna-primer);
color: var(--warna-teks-balik);
}
.tombol-kedua {
background-color: var(--warna-permukaan);
color: var(--warna-primer);
border: 1px solid var(--warna-primer);
}
.badge {
display: inline-block;
padding: var(--spasi-1) var(--spasi-2);
margin-bottom: var(--spasi-4);
border-radius: var(--radius-penuh);
background-color: rgb(37 99 235 / 12%);
color: var(--warna-primer-tua);
font-size: 14px;
font-weight: 500;
}
/* Bagian 2: Navigation dan Hero --------------------------- */
.navigasi {
position: sticky;
top: 0;
z-index: 10;
display: flex;
align-items: center;
justify-content: space-between;
gap: var(--spasi-4);
padding: var(--spasi-4) var(--spasi-6);
background-color: rgb(255 255 255 / 85%);
backdrop-filter: blur(8px);
border-bottom: 1px solid var(--warna-garis);
}
.logo {
font-size: var(--teks-lg);
font-weight: 700;
color: var(--warna-teks);
text-decoration: none;
}
.navigasi-menu {
display: flex;
gap: var(--spasi-6);
list-style: none;
}
.navigasi-tautan {
color: var(--warna-teks-lembut);
font-weight: 500;
text-decoration: none;
}
.navigasi-tautan:hover {
color: var(--warna-primer);
}
.wadah {
max-width: 1120px;
margin: 0 auto;
padding: 0 var(--spasi-6); /* Bagian 4: 16px pada layar <= 767px */
}
.bagian-hero {
display: grid;
grid-template-columns: 1.1fr 0.9fr; /* Bagian 4: satu kolom pada layar <= 1023px */
gap: var(--spasi-8);
align-items: center;
padding: var(--spasi-16) 0;
}
.judul-hero {
font-size: clamp(30px, 28px + 1.25vw, 44px);
line-height: 1.15;
color: var(--warna-teks);
}
.teks-aksen {
color: var(--warna-primer);
}
.deskripsi-hero {
margin-top: var(--spasi-4);
font-size: 18px;
line-height: 1.6;
color: var(--warna-teks-lembut);
}
.hero-aksi {
display: flex;
gap: var(--spasi-4);
margin-top: var(--spasi-6);
}
.foto-hero {
display: block;
width: 100%;
height: auto;
border-radius: 16px;
border: 1px solid var(--warna-garis);
}
/* Bagian 3: Project Grid ---------------------------------- */
.judul-bagian {
font-size: 28px;
font-weight: 700;
}
.deskripsi-bagian {
margin-top: var(--spasi-2);
max-width: 560px;
color: var(--warna-teks-lembut);
}
.grid-proyek {
display: grid;
grid-template-columns: repeat(auto-fill, minmax(280px, 1fr)); /* Bagian 4: minmax(240px, 1fr) pada layar <= 767px */
gap: var(--spasi-6);
margin-top: var(--spasi-8);
}
.kartu-proyek {
display: flex;
flex-direction: column;
background-color: var(--warna-permukaan);
border: 1px solid var(--warna-garis);
border-radius: var(--radius-sedang);
overflow: hidden;
}
.kartu-proyek-img {
display: block;
width: 100%;
aspect-ratio: 16 / 10;
object-fit: cover;
}
.kartu-proyek-isi {
display: grid;
gap: var(--spasi-2);
padding: var(--spasi-6);
}
.kartu-proyek-judul {
font-size: var(--teks-lg);
font-weight: 600;
}
.kartu-proyek-deskripsi {
font-size: 14px;
color: var(--warna-teks-lembut);
}
.tautan-kartu {
color: var(--warna-primer);
font-weight: 500;
text-decoration: none;
}
/* Bagian 4: Responsive Design ----------------------------- */
@media (max-width: 767px) {
.wadah {
padding: 0 var(--spasi-4);
}
.navigasi-menu {
flex-direction: column;
gap: var(--spasi-2);
}
.grid-proyek {
grid-template-columns: repeat(auto-fill, minmax(240px, 1fr));
}
}
@media (max-width: 1023px) {
.bagian-hero {
grid-template-columns: 1fr;
}
}
tests/design-tokens.spec.js
Unduh berkas// ============================================================
// Spesifikasi uji — Proyek: Website Portofolio
// Bagian 1: Design Tokens
// ============================================================
// Berkas ini merangkum asersi yang diverifikasi oleh harness
// pada halaman uji:
// /tests/css/proyek/website-portofolio/design-tokens.html
// Setiap entri memasangkan elemen probe dengan properti CSS
// dan nilai computed yang diharapkan.
const asersi = [
// Token tersimpan di :root (elemen html) dan terbaca apa adanya.
{ elemen: "html", properti: "--warna-primer", diharapkan: "#2563eb" },
{ elemen: "html", properti: "--spasi-6", diharapkan: "24px" },
{ elemen: "html", properti: "--radius-sedang", diharapkan: "10px" },
// body mengonsumsi token: latar slate-50 dan teks slate-900.
{ elemen: "body", properti: "background-color", diharapkan: "rgb(248, 250, 252)" },
{ elemen: "body", properti: "color", diharapkan: "rgb(15, 23, 42)" },
{ elemen: "body", properti: "font-size", diharapkan: "16px" },
// .tombol-primer: padding dari token spasi, radius dari token bentuk.
{ elemen: ".tombol-primer", properti: "background-color", diharapkan: "rgb(37, 99, 235)" },
{ elemen: ".tombol-primer", properti: "color", diharapkan: "rgb(255, 255, 255)" },
{ elemen: ".tombol-primer", properti: "padding-top", diharapkan: "12px" },
{ elemen: ".tombol-primer", properti: "padding-left", diharapkan: "16px" },
{ elemen: ".tombol-primer", properti: "border-radius", diharapkan: "10px" },
// .tombol-kedua: permukaan putih dengan teks dan border primer.
{ elemen: ".tombol-kedua", properti: "background-color", diharapkan: "rgb(255, 255, 255)" },
{ elemen: ".tombol-kedua", properti: "color", diharapkan: "rgb(37, 99, 235)" },
{ elemen: ".tombol-kedua", properti: "border-top-color", diharapkan: "rgb(37, 99, 235)" },
// .badge memakai warna primer dengan alpha 12% dan radius penuh.
{ elemen: ".badge", properti: "background-color", diharapkan: "rgba(37, 99, 235, 0.12)" },
{ elemen: ".badge", properti: "color", diharapkan: "rgb(30, 64, 175)" },
{ elemen: ".badge", properti: "border-radius", diharapkan: "999px" },
{ elemen: ".badge", properti: "font-size", diharapkan: "14px" },
];
tests/navigation-dan-hero.spec.js
Unduh berkas// ============================================================
// Spesifikasi uji — Proyek: Website Portofolio
// Bagian 2: Navigation dan Hero
// ============================================================
// Berkas ini merangkum asersi yang diverifikasi oleh harness
// pada halaman uji (viewport 1280x720):
// /tests/css/proyek/website-portofolio/navigation-dan-hero.html
// Setiap entri memasangkan elemen probe dengan properti CSS
// dan nilai computed yang diharapkan.
const asersi = [
// Navigation menempel di atas: sticky dengan jarak 0 dari tepi.
{ elemen: ".navigasi", properti: "position", diharapkan: "sticky" },
{ elemen: ".navigasi", properti: "top", diharapkan: "0px" },
{ elemen: ".navigasi", properti: "z-index", diharapkan: "10" },
// Latar navigasi putih transparan 85% dengan efek blur di belakangnya.
{ elemen: ".navigasi", properti: "background-color", diharapkan: "rgba(255, 255, 255, 0.85)" },
{ elemen: ".navigasi", properti: "backdrop-filter", diharapkan: "blur(8px)" },
// Menu navigasi tersusun horizontal dengan jarak antartautan 24px.
{ elemen: ".navigasi-menu", properti: "display", diharapkan: "flex" },
{ elemen: ".navigasi-menu", properti: "flex-direction", diharapkan: "row" },
{ elemen: ".navigasi-menu", properti: "gap", diharapkan: "24px" },
// Judul hero fluid: clamp mencapai batas atas 44px pada viewport 1280px.
{ elemen: ".judul-hero", properti: "font-size", diharapkan: "44px" },
{ elemen: ".judul-hero", properti: "line-height", diharapkan: "50.6px" },
// Deskripsi hero 18px dengan warna teks lembut.
{ elemen: ".deskripsi-hero", properti: "font-size", diharapkan: "18px" },
{ elemen: ".deskripsi-hero", properti: "color", diharapkan: "rgb(71, 85, 105)" },
// Baris tombol aksi adalah flex dengan gap 16px.
{ elemen: ".hero-aksi", properti: "display", diharapkan: "flex" },
{ elemen: ".hero-aksi", properti: "gap", diharapkan: "16px" },
// Wadah konten dibatasi 1120px dan terpusat di viewport 1280px.
{ elemen: ".wadah", properti: "max-width", diharapkan: "1120px" },
{ elemen: ".wadah", properti: "margin-left", diharapkan: "80px" },
];
tests/project-grid.spec.js
Unduh berkas// ============================================================
// Spesifikasi uji — Proyek: Website Portofolio
// Bagian 3: Project Grid
// ============================================================
// Berkas ini merangkum asersi yang diverifikasi oleh harness
// pada halaman uji (viewport 1280x720, wadah 1120px dengan
// padding 24px sehingga konten selebar 1072px):
// /tests/css/proyek/website-portofolio/project-grid.html
// Setiap entri memasangkan elemen probe dengan properti CSS
// dan nilai computed yang diharapkan.
const asersi = [
// Grid proyek memakai auto-fill minmax(280px, 1fr): pada konten
// 1072px muat 3 track berukuran sekitar 341px dengan gap 24px.
// Nilai di bawah diambil dari serialisasi computed browser.
{ elemen: ".grid-proyek", properti: "display", diharapkan: "grid" },
{ elemen: ".grid-proyek", properti: "gap", diharapkan: "24px" },
{
elemen: ".grid-proyek",
properti: "grid-template-columns",
diharapkan: "341.328px 341.328px 341.344px",
},
// Kartu proyek: permukaan putih, garis 1px, radius 10px.
{ elemen: ".kartu-proyek", properti: "background-color", diharapkan: "rgb(255, 255, 255)" },
{ elemen: ".kartu-proyek", properti: "border-top-width", diharapkan: "1px" },
{ elemen: ".kartu-proyek", properti: "border-radius", diharapkan: "10px" },
// Isi kartu adalah grid kecil dengan gap 8px dan padding 24px.
{ elemen: ".kartu-proyek-isi", properti: "display", diharapkan: "grid" },
{ elemen: ".kartu-proyek-isi", properti: "gap", diharapkan: "8px" },
{ elemen: ".kartu-proyek-isi", properti: "padding", diharapkan: "24px" },
// Judul kartu 20px, deskripsi 14px dengan warna lembut.
{ elemen: ".kartu-proyek-judul", properti: "font-size", diharapkan: "20px" },
{ elemen: ".kartu-proyek-deskripsi", properti: "font-size", diharapkan: "14px" },
{ elemen: ".kartu-proyek-deskripsi", properti: "color", diharapkan: "rgb(71, 85, 105)" },
// Tautan kartu berwarna primer.
{ elemen: ".tautan-kartu", properti: "color", diharapkan: "rgb(37, 99, 235)" },
];
tests/responsive-design.spec.js
Unduh berkas// ============================================================
// Spesifikasi uji — Proyek: Website Portofolio
// Bagian 4: Responsive Design
// ============================================================
// Berkas ini merangkum asersi yang diverifikasi oleh harness
// pada halaman uji (viewport 1280x720, sehingga seluruh media
// query max-width berada pada keadaan tidak aktif dan nilai
// desktop yang berlaku):
// /tests/css/proyek/website-portofolio/responsive-design.html
// Setiap entri memasangkan elemen probe dengan properti CSS
// dan nilai computed yang diharapkan.
const asersi = [
// Wadah tetap 1120px dan berpadding 24px di luar breakpoint 767px.
{ elemen: ".wadah", properti: "max-width", diharapkan: "1120px" },
{ elemen: ".wadah", properti: "padding-left", diharapkan: "24px" },
// Hero dua kolom: track 1.1fr dan 0.9fr dari konten 1040px
// (1072 - gap 32) dibagi proporsional menjadi 572px dan 468px.
{ elemen: ".bagian-hero", properti: "display", diharapkan: "grid" },
{ elemen: ".bagian-hero", properti: "gap", diharapkan: "32px" },
{ elemen: ".bagian-hero", properti: "grid-template-columns", diharapkan: "572px 468px" },
// Menu navigasi tetap horizontal dengan gap 24px.
{ elemen: ".navigasi-menu", properti: "flex-direction", diharapkan: "row" },
{ elemen: ".navigasi-menu", properti: "gap", diharapkan: "24px" },
// Grid proyek tetap tiga track (minmax 280px) di desktop.
{
elemen: ".grid-proyek",
properti: "grid-template-columns",
diharapkan: "341.328px 341.328px 341.344px",
},
// Judul hero tetap 44px: clamp mencapai nilai maksimumnya.
{ elemen: ".judul-hero", properti: "font-size", diharapkan: "44px" },
// Navigation tetap sticky di atas halaman.
{ elemen: ".navigasi", properti: "position", diharapkan: "sticky" },
{ elemen: ".navigasi", properti: "top", diharapkan: "0px" },
];