Editor dan browser sudah siap, dan folder proyek berisi index.html. Sekarang saatnya membuat berkas CSS yang sesungguhnya: styles.css. Berkas ini akan menjadi rumah bagi seluruh aturan gaya proyek kita, jadi mari kita mulai dengan kebiasaan yang benar sejak baris pertama — mulai dari cara membuat berkas, menamainya, hingga menentukan letaknya.
Membuat Berkas styles.css #
Buka folder proyek-latihan di VS Code, buat berkas baru lewat panel Explorer, lalu beri nama styles.css. Ekstensi .css penting: ekstensi ini memberi tahu editor bahwa isinya kode CSS, dan memberi tahu browser bahwa berkas ini berisi style sheet.
Berikut isi styles.css yang akan kita pakai sepanjang latihan — kamu bisa mengunduhnya lewat tombol pada blok kode:
/* ==================================================
styles.css — berkas style awal proyek latihan
Course CSS · section Persiapan Lingkungan
================================================== */
/* Gaya dasar untuk seluruh halaman */
body {
font-family: system-ui, sans-serif;
line-height: 1.6;
color: #1f2933;
background-color: #fdfcf8;
margin: 0;
}
/* Judul utama halaman */
h1 {
color: #1f6f54;
}
/* Kartu sambutan untuk dicoba di index.html */
.kartu-sambutan {
max-width: 32rem;
padding: 20px 24px;
border: 1px solid #d9d2c0;
border-radius: 12px;
background-color: #ffffff;
}Mari kita bedah isinya baris per baris:
- Komentar pembuka: blok
/* ... */di bagian atas adalah komentar. Browser mengabaikan seluruh komentar; fungsinya memberi konteks bagi manusia yang membaca berkas. CSS hanya mengenal komentar/* ... */— bentuk//yang ada di beberapa bahasa lain tidak berlaku di sini. - Aturan
body: selectorbodymemilih badan halaman.font-familymenetapkan jenis huruf,line-height: 1.6memberi jarak antarbaris yang nyaman,colordanbackground-colormengatur warna teks serta latar, danmargin: 0menghapus jarak bawaan browser di tepi halaman. - Aturan
h1: semua judul utama ditampilkan dengan warna hijau gelap (#1f6f54). - Aturan
.kartu-sambutan: titik di awal berarti selector class; aturan ini menargetkan elemen denganclass="kartu-sambutan".paddingmemberi ruang di dalam kartu,bordermenambah garis tepi,border-radiusmembulatkan sudutnya, danmax-widthmembatasi lebar kartu.
Beberapa property di atas — padding, border, max-width — baru dibahas mendalam pada section berikutnya. Untuk sekarang cukup salin berkasnya dan amati efeknya; pemahaman penuh akan menyusul.
Aturan Penamaan Berkas CSS #
Nama berkas terdengar sepele, tetapi konsistensinya menghemat banyak waktu:
| Kebiasaan | Contoh | Alasan |
|---|---|---|
| Huruf kecil semua | styles.css | Nama berkas peka huruf besar-kecil di server web; campuran huruf sering memicu 404 |
| Kebab-case | layout-utama.css | Mudah dibaca dan aman dipakai di URL |
| Nama bermakna | form.css, komponen.css | Isinya langsung terbayang; hindari nama seperti css1.css atau baru-fix.css |
Hindari juga spasi pada nama berkas. Spasi memaksa penulisan URL dengan kutip atau kode %20 dan sering menjadi sumber error yang sulit dilacak.
Letak Berkas di dalam Proyek #
Untuk latihan pertama, simpan styles.css sejajar dengan index.html:
proyek-latihan/
├── index.html
└── styles.cssSusunan datar seperti ini paling mudah untuk mulai. Namun begitu proyek bertambah — muncul berkas JavaScript, gambar, dan beberapa halaman HTML — folder datar menjadi sesak. Pada chapter berikutnya kita memindahkan styles.css ke dalam folder css/ tersendiri, dan chapter Struktur Folder CSS menuntaskan susunan lengkapnya.
Sambil menunggu, coba tambahkan satu aturan di akhir styles.css:
/* Tombol untuk halaman latihan */
.tombol-utama {
background-color: #1f6f54;
color: #ffffff;
padding: 10px 16px;
border-radius: 8px;
}Aturan baru boleh ditambahkan pada baris mana pun di berkas; urutan antar aturan untuk selector yang berbeda tidak mempengaruhi hasil.
Kesalahan Umum saat Membuat Berkas CSS #
Tiga kesalahan berikut paling sering ditemui pada tahap ini. Mengenalnya lebih dulu menghemat waktu pencarian masalah:
| Kesalahan | Akibat | Perbaikan |
|---|---|---|
Tersimpan sebagai styles.css.txt | Browser menolak berkas karena bukan CSS yang sah | Saat menyimpan dari editor bawaan OS, pilih All files agar ekstensi tidak tertambah |
Dinamai dengan huruf besar, misalnya Styles.CSS | Rujukan styles.css gagal di server yang peka huruf besar-kecil | Gunakan huruf kecil semua sejak berkas dibuat |
Deklarasi ditulis di luar blok { ... } | Aturan tidak diterapkan sama sekali | Pastikan setiap aturan berbentuk selector { deklarasi; } |
Kesalahan pertama paling sering menimpa pengguna Windows yang membuat berkas lewat Notepad; editor pemrograman seperti VS Code tidak mengalami masalah ini karena selalu menyimpan berkas dengan nama persis seperti yang kita tulis.
Ringkasan #
Berkas styles.css kini berdiri di samping index.html dengan isi yang bisa langsung diunduh dan dipakai, diberi nama konsisten: huruf kecil, kebab-case, dan bermakna. Masih tersisa satu langkah penting — berkas CSS belum berpengaruh apa pun sampai dihubungkan ke HTML, dan itulah topik chapter berikutnya.