Program yang tangguh tidak berhenti saat terjadi galat: file tidak ada, input tidak valid, koneksi terputus. Exception adalah mekanisme C# untuk melaporkan dan menangani kegagalan secara terstruktur. Section ini membahas siklus exception dari throw hingga catch, pola-pola penanganan, dan kapan result pattern lebih tepat dipakai.
Pahami apa itu exception, apa yang dilakukan runtime saat exception muncul, dan mengapa exception perlu ditangkap.
Buka → # Try-CatchBungkus kode berpotensi gagal dengan try-catch agar program tetap berjalan saat input atau data tidak valid.
Buka → # Multiple CatchTangani beberapa jenis exception sekaligus dengan beberapa blok catch yang diurutkan dari tipe paling spesifik.
Buka → # FinallyGunakan blok finally untuk menjamin kode pembersihan selalu dijalankan, baik try berhasil, gagal, maupun tertangkap di catch.
Buka → # Throw dan RethrowLempar exception dengan throw untuk melaporkan kegagalan dari method, dan lempar ulang dengan throw; tanpa kehilangan informasi.
Buka → # Exception FiltersSeleksi kondisi penangkapan exception dengan kata kunci when agar blok catch hanya menangani kegagalan yang memenuhi syarat.
Buka → # Membuat Custom ExceptionDefinisikan tipe exception sendiri untuk kegagalan spesifik bisnis, seperti stok tidak cukup, agar penanganan lebih jelas dan aman dideteksi.
Buka → # Exception InnerExceptionBungkus exception tingkat rendah ke dalam exception berkonteks bisnis menggunakan properti InnerException tanpa kehilangan penyebab asalnya.
Buka → # Exception StackTraceBaca properti StackTrace untuk menelusuri rantai pemanggilan method dari titik kegagalan hingga titik masuk program.
Buka → # Exception Best PracticesTerapkan praktik penanganan exception yang disarankan: tangkap tipe spesifik, tulis pesan yang menjelaskan, dan jangan gunakan exception untuk alur normal.
Buka → # Exception vs Result PatternBandingkan dua cara melaporkan kegagalan: melempar exception atau mengembalikan nilai yang menggambarkan hasil, beserta kapan masing-masing tepat.
Buka →