Chapter sebelumnya menutup dengan keputusan: kita memakai GCC sebagai compiler utama course ini. Sekarang saatnya memasangnya, dan kabar baiknya instalasi GCC tidak pernah rumit di platform mana pun karena setiap sistem operasi punya package manager-nya sendiri. Seluruh proses berakhir pada satu bukti yang sederhana: perintah g++ --version mengenali dirinya di terminal kita. Pada Chapter ini kita menelusuri instalasi di Ubuntu/Debian sebagai jalur utama praktikum, memeriksa struktur direktori yang dihasilkan, lalu menutup dengan program uji kecil yang membuktikan toolchain benar-benar siap dipakai.
Instalasi di Ubuntu dan Debian #
Di keluarga Debian (Ubuntu, Linux Mint, dan turunannya), semua alat kompilasi dikemas dalam paket resmi yang dipasang lewat apt. Dua perintah berikut adalah pola standarnya:
sudo apt update
sudo apt install build-essentialPaket build-essential adalah bundel yang isinya lebih dari sekadar compiler: g++, gcc, make, libc headers, dan dpkg-dev. Dengan satu instalasi kita sudah memiliki toolchain minimal yang dipakai sepanjang course ini. Bila Anda hanya butuh compiler C++ tanpa alat tambahan, paket g++ saja juga cukup:
sudo apt install g++Di lingkungan praktikum tempat course ini ditulis, paket tersebut sudah terpasang. Kita bisa memastikan paket apa yang terpasang beserta nomor versinya lewat apt-cache policy:
apt-cache policy g++g++:
Installed: 4:14.2.0-1
Candidate: 4:14.2.0-1
Version table:
*** 4:14.2.0-1 500
500 http://deb.debian.org/debian trixie/main amd64 PackagesField Installed menunjukkan paket sudah ada di sistem, dan field Candidate menunjukkan versi yang akan dipasang apt install pada sistem yang masih kosong. Angka 14.2.0 di situ adalah versi compiler yang kita pakai sepanjang course ini.
Memverifikasi Hasil Instalasi #
Paket terpasang belum tentu siap dipakai, jadi kita verifikasi lewat compiler-nya sendiri. Perintah g++ --version mencetak identitas dan nomor versi:
g++ --versiong++ (Debian 14.2.0-19) 14.2.0
Copyright (C) 2024 Free Software Foundation, Inc.
This is free software; see the source for copying conditions. There is NO
warranty; not even for MERCHANTABILITY or FITNESS FOR A PARTICULAR PURPOSE.Dua hal dari output ini penting dicatat. Pertama, angka 14.2.0 adalah versi compiler — kalau di mesin Anda muncul 13.x atau 15.x, tidak masalah selama berada di kisaran GCC 13 ke atas agar contoh C++23 course ini bisa dijalankan. Kedua, pemeriksaan itu bisa kita perdalam dengan mencari lokasi programnya:
which g++/usr/bin/g++Bila kedua perintah di atas berhasil, berarti g++ sudah terpasang dan sudah berada di PATH — artinya shell dapat menemukannya tanpa kita menulis path lengkap. Konsep PATH ini akan berkenalan lagi dengan kita pada Chapter Menjalankan Program.
Struktur Direktori Instalasi #
Instalasi GCC tersebar di beberapa direktori sistem, dan mengenalnya menolong saat kita membaca pesan error yang menyebut path. Struktur di Ubuntu/Debian secara garis besar seperti ini:
/usr/bin/g++-14(dengan alias/usr/bin/g++): program compiler itu sendiri./usr/include/c++/14: header pustaka standar (<iostream>,<string>,<vector>, dan lainnya) yang disisipkan#include./usr/lib/gcc/x86_64-linux-gnu/14: komponen internal compiler dan pustaka runtime yang dipakai linker.
Kita bisa membuktikan dua direktori pertama secara langsung. Perintah ls pada direktori header menunjukkan satu folder bernama sesuai versi compiler:
ls /usr/include/c++/14Angka 14 itu penting: header pustaka standar disimpan per-versi compiler, sehingga dua versi GCC bisa berdampingan tanpa saling menimpa. Jika kita ingin daftar lengkap semua file yang dibawa paket g++-14, dpkg -L menyediakannya:
dpkg -L g++-14Perintah itu mencetak semua path milik paket — program, halaman manual, sampai dokumen lisensi. Bila nanti Anda menemukan error seperti iostream: No such file or directory, periksa apakah folder /usr/include/c++/<versi> benar-benar ada; error semacam itu berarti pustaka development belum terpasang utuh, bukan salah ketik kode.
Instalasi di Fedora, Windows, dan macOS #
Bila platform Anda bukan Debian, pola yang sama berlaku: pasang lewat package manager platform tersebut, lalu verifikasi dengan g++ --version. Perintah berikut adalah panduannya — kami tampilkan tanpa output karena hasilnya bergantung pada versi terkini di masing-masing repositori. Baris pertama untuk Fedora dan turunan RHEL, baris kedua untuk macOS via Homebrew, dan baris ketiga untuk Windows via MSYS2 (dijalankan dari shell UCRT64):
sudo dnf install gcc-c++ make # Fedora / RHEL / CentOS
brew install gcc # macOS (Homebrew)
pacman -S mingw-w64-ucrt-x86_64-gcc make # Windows (MSYS2, shell UCRT64)Beberapa catatan penting dari ketiga platform itu. Di Fedora, paket compilernya bernama gcc-c++ — nama yang berbeda dari Debian tetapi isinya sama: g++. Di macOS, GCC yang dipasang Homebrew terpasang sebagai g++-14 agar tidak berbenturan dengan clang++ bawaan Apple. Di Windows, MSYS2 memberikan lingkungan Unix-like lengkap sehingga semua perintah Linux dalam course ini bisa dijalankan hampir apa adanya; pastikan kompilasi dilakukan dari shell MSYS2 (UCRT64) dan tambahkan folder ...\ucrt64\bin-nya ke PATH Windows bila ingin memanggil g++ dari luar. Panduan resmi membangun GCC dari source tersedia di halaman instalasi GCC
meski untuk keperluan belajar, paket dari package manager jauh lebih praktis.
Program Uji: Toolchain Sudah Siap? #
Verifikasi terakhir bukan tentang versi, melainkan tentang kemampuan: apakah compiler dan pustaka standarnya benar-benar bekerja bersama? Program kecil berikut sengaja memakai tiga bagian berbeda dari pustaka standar — <iostream> untuk output, <string>, dan <vector> — agar keberhasilannya membuktikan instalasi yang utuh:
#include <iostream>
#include <string>
#include <vector>
int main() {
std::vector<std::string> alat = {"preprocessor", "compiler", "assembler", "linker"};
std::cout << "Toolchain C++ yang terpasang:\n";
for (const std::string& a : alat) {
std::cout << "- " << a << "\n";
}
std::cout << "Pustaka standar siap dipakai.\n";
return 0;
}Output yang Dihasilkan:
Toolchain C++ yang terpasang:
- preprocessor
- compiler
- assembler
- linker
Pustaka standar siap dipakai.Kompilasi dan jalankan dengan dua perintah berikut:
g++ -std=c++23 -Wall -Wextra cek-instalasi.cpp -o cek-instalasi
./cek-instalasiPerhatikan bahwa perintah kompilasi yang sukses justru diam: tidak ada pesan apa pun, karena kesuksesan bukan sesuatu yang perlu dilaporkan — pesan hanya muncul saat ada masalah. Bila program di atas mencetak daftarnya tanpa error, toolchain Anda sudah lengkap: compiler bekerja, linker bekerja, dan pustaka standar tersedia.
Toolchain utama sudah siap, tetapi dunia C++ tidak berhenti di GCC. Chapter berikutnya memperkenalkan Clang — compiler alternatif yang terkenal dengan pesan errornya yang ramah — serta cara memasangnya di setiap platform.