Program C++ perlu dikompilasi sebelum bisa dijalankan, sehingga toolchain yang tepat menjadi prasyarat belajar. Di section ini kita memilih dan memasang compiler, mengenal IDE dan editor, lalu mempraktikkan proses kompilasi, linking, dan menjalankan program pertama.
Kriteria memilih compiler C++, perbandingan GCC, Clang, dan MSVC, serta cara bereksperimen cepat lewat Compiler Explorer.
Buka → # Instalasi GCC dan g++Memasang GCC/g++ di Ubuntu-Debian, Fedora, Windows (MSYS2), dan macOS (Homebrew), verifikasi instalasi, serta anatomi direktorinya.
Buka → # Instalasi ClangMengenal Clang dan LLVM, instalasi Clang di tiap platform, verifikasi clang++, serta kapan Clang menjadi pilihan yang tepat.
Buka → # Visual Studio dan MSVCMemasang Visual Studio Community dengan workload C++, memakai compiler cl.exe dan Developer Command Prompt, serta perbandingan flag-nya dengan g++.
Buka → # Menggunakan IDE dan EditorPerbandingan Visual Studio, VS Code, CLion, Qt Creator, dan Neovim dengan clangd, plus apa yang sebenarnya diberikan IDE bagi pemula C++.
Buka → # Kompilasi ProgramAnatomi perintah g++, flag penting (-std, -Wall, -Wextra, -g, -O0/-O2, -o), error vs warning, exit code kompilasi, dan kompilasi multi-file.
Buka → # Proses Kompilasi dan LinkingEmpat tahap dari source code ke executable — preprocessor, kompilasi, assembler, dan linking — didemonstrasikan langsung dengan flag g++ pada tiap tahap.
Buka → # Menjalankan ProgramCara menjalankan executable di Linux/macOS dan Windows, peran PATH dan izin eksekusi, exit code, serta meneruskan argumen program lewat argv.
Buka → # Memilih Standar C++Arti flag -std=c++17/20/23, perbedaan mode ISO dan mode GNU (-std=gnu++23), kompatibilitas kode lama, dan rekomendasi standar untuk proyek baru.
Buka →