Program yang berguna harus bisa bercabang dan mengulang pekerjaan. Di sini kita memakai if, switch, serta loop for, while, dan do-while, termasuk range-based for untuk iterasi container, lalu mengatur alur eksekusi dengan break dan continue.

# if

Pernyataan if untuk menjalankan blok kode hanya bila kondisi terpenuhi: bentuk dasar, aturan kondisi, kesalahan = vs ==, dan inisialisasi di dalam kondisi.

Buka →
# if-else

Percabangan dua jalur dengan if-else: blok alternatif, bersarang, aturan kurung kurawal, dan bahaya dangling else.

Buka →
# else if

Rantai else if untuk menguji banyak kondisi berurutan: evaluasi berhenti di kondisi pertama yang benar, urutan kondisi menentukan hasil, dan kapan switch menjadi alternatif.

Buka →
# switch

Pernyataan switch untuk memilih aksi berdasarkan nilai tetap: case, break, default, perilaku fallthrough beserta atribut [[fallthrough]], dan batasannya pada tipe data.

Buka →
# for Loop

Loop for dengan tiga klausa init, kondisi, dan iterasi: scope variabel loop, variasi multi-variabel dan klausa kosong, serta perbandingannya dengan while.

Buka →
# while Loop

Loop while sebagai pre-test loop: mengulang selama kondisi benar, kapan lebih tepat daripada for, dan pola input sentinel dengan cin.

Buka →
# do-while Loop

Loop do-while sebagai post-test loop: badan dijalankan minimal sekali, pola validasi input, dan program menu yang berulang.

Buka →
# range-based for

Loop range-based for untuk mengunjungi setiap elemen koleksi: array, std::string, std::vector, by value versus by reference, dan initializer_list.

Buka →
# break dan continue

Kendali halus di dalam loop: break untuk keluar lebih awal, continue untuk melompati sisa putaran, perbedaannya pada for dan while, serta batasan penggunaannya.

Buka →
# return

Pernyataan return: mengakhiri fungsi main dengan exit code, pola early return, return pada fungsi void, dan perilakunya di dalam loop.

Buka →
# Nested Loop

Loop di dalam loop: pola tabel dan matriks, hitungan iterasi berlipat, dan mengapa break hanya keluar dari loop terdalam beserta solusinya.

Buka →
# Scope dan Lifetime Variabel

Di mana sebuah nama variabel boleh dipakai (scope) dan sampai kapan nilainya bertahan (lifetime): block scope, file scope, shadowing, static lokal, dan best practice.

Buka →